Tradisi Injak Piring, Akhir Masa Tugas Satgas Pamtas Yonief PR 328/Dgh

WARTALIKA.id – Mengakhiri masa tugas dalam menjaga wilayah perbatasan RI-PNG, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH dianugerahi upacara adat injak piring sebagai bagian dari warga Papua oleh Kepala Adm. PLBN Skouw Bapak Yan Z. Numberi, Jayapura (15/08).

Hal ini disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) bahwa pengukuhan sebagai bagian dari Papua merupakan penghargaan yang diberikan atas dedikasi tugas Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh.

Baca Juga :

Bapak Yan Z. Numberi, mengatakan bahwa dirinya selaku anak adat dari Suku Saereri mendapatkan tugas untuk melakukan ritual adat dengan meminta izin kepada leluhur kami untuk menempatkan Satgas sebagai bagian dari orang Papua, “Kami ingin hari ini, Satuan Yonif PR 328/DGH sebelum kembali untuk menjadikan bagian dari orang Papua yaitu dengan ritual injak piring,” ucap Bapak Yan.

Acara tradisi dilakukan didepan Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH dengan diawali injak piring yang dilakukan oleh Dansatgas dan pemberian gelang secara simbolis kepada Dansatgas.

Sementara itu, Mayor Inf Erwin mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan dengan menjadikan Satgas bagian dari orang Papua, “Kami merasa sangat terhormat dan bangga telah menjadi bagian dari orang Papua,” tutur Mayor Erwin.

Pewarta : RK

GTV

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.