KKSB Tembaki Pesawat Berpilot WNA Australia

  • Whatsapp
pesawat kenis Cessna Caravan - 208
Foto : Ilustrasi pesawat kenis Cessna Caravan - 208
HARI LAHIR PANCASILA

WARTALIKA.idKelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Papua, bertindak semakin berutal. Mereka melakukan penyerangan tidak hanya kepada aparat keamanan (Combatan) tetapi tanpa pandang bulu mereka melakukan penyerangan terhadap warga sipil (Non Combatan) bahkan terhadap Warga Negara Asing (WNA).

Jum’at 20 Desember 2019 sekira pukul 08.00 Wita, pesawat kenis Cessna Caravan – 208 dengan Nomor Registrasi PK-SNR dari perusahaan Smart Aviation sedang melaksanakan misi penerbangan angkutan transportasi sipil dengan Capt. Pilot Michael Cumming (WNA Australia) dan CoPilot Purwanto Condro Usodo (WNI) dengan mengangkut 7 orang penumpang terdiri dari 5 orang Dewasa, 3 orang anak-anak dan 1 orang bayi.

Bacaan Lainnya

Idul Fitri 1441 H

Pesawat berangkat pada pukul 06.30 WITA dari bandara Moses Kilangin Timika menuju ke Lapter Beoga Distrik Beoga Kabupaten Puncak, Papua. Pada pukul 08.00 Wita saat pesawat akan landing, penumpang berteriak bahwa pesawat ditembak, sementara penumpang yang lain melihat sekelompok OTK di darat melakukan serangan tembakan senjata api ke arah pesawat maupun ke arah warga yang berada di sekitar Lapangan Terbang (Lapter).

Pesawat berhasil mendarat dalam keadaan aman, Pilot dan penumpang segera turun dari peswat guna mencari perlindungan. Pasukan TNI-Polri yang sedang berjaga-jaga di sekitar Lapter segera memberikan perlindungan sambil membalas tembakan. Pilot-Copilot beserta penumpangnya berhasil diselamatkan dan diamankan ke Pos Koramil Beoga yang letaknya tidak jauh dari Lapter.

Laporan dari CoPilot Purwanto Condro Usodo bahwa suara tembakan masih terdengar hingga pukul 12.00 WIT. Namun laporan dari TKP bahwa tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut. Termasuk tidak ditemukan adanya kerusakan akibat bekas tembakan pada pesawat.

Situasi dan kondisi sudah berhasil dikuasai oleh aparat keamanan TNI-Polri. Saat laporan ini diterima aparat keamanan masih siaga, sementara pesawat diamankan di Lapter Beoga, rencana penerbangan kembali ke Timika akan dilaksanakan besok setelah diyakinkan situasi benar-benar aman.

Pos terkait