Dandim 1715/Yahukimo Hadiri Pembahasan Penanganan Virus COVID-19

  • Whatsapp
HARI LAHIR PANCASILA
WARTALIKA.id – Dandim 1715/Yahukimo Letkol Arm. Eko Budi bersama Waka Polres Pengunungan Bintang Kompol Tofan Indiyanto, S. Sos, menghadiri Rapat Koordinasi(Rakor) Penanganan virus corona (Covid-19) bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pihak berkompeten. Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang Costan D. Oktemka, S.IP, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati, Jl. Kutdol, Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Jumat(20/03/2020), pukul. 11.00 WIT.
Hadir dalam kegiatan tersebut sekitar 150 orang yakni; Bupati Pegunungan Bintang Costan D. Oktemka, S. IP, Wakil Bupati Decky Deal,S. IP, Waka Polres Pegunungan Bintang Kompol Tofan Indiyanto, S. Sos, Dandim 1715/Yahukimo Letkol Arm. Eko Budi, Perwira Penghubung 1715/Yahukimo Mayor Inf. I Ketut Gede, Danki Pos Pamtas Yonif Raider 509/Balawara Yudha Kostrad Lettu Inf. Putut Ardiansyah, Kasat Intelkam Polres Pegunungan Bintang, Iptu Suhadi. SH, KBO Reskrim Polres Pegunungan Bintang Ipda Muhlis Wahab. SH, Ketua DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang Lester Apintamon dan anggotanya, Kepala SKPD Kabupaten Pegungan Bintang, Todat, Tomas, Tomud, dan Tokoh Perempuan Kabupaten Pegunungan Bintang.
Tanggapan Dandim 1715/Yahukimo Letkol Arm. Eko Budi tentang penyebaran wabah vitus COVOD-19, Dandim pada intinya bahwa :
1).Kita bentuk Posko TNI/Polri dan Pemerintah Daerah termasuk dari kesehatan,jangan kita remehkan virus ini memang benar-benar pada 1 Minggu yang lalu kita Negara Indonesia berada di urutan kedua setelah Negara Italia sekarang kita berada di urutan ketiga Puluh Empat dari 200 sekian Negara,mari kita sama-sama menyikapi hal tersebut di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.
2).Akan tetapi kita harus hidup bersih dan sehat seperti apa yang di katakan dari pihak kesehatan,” ucapnya.
Tokoh Adat Yohanis Kakyarmabin menyampaikan pada intinya bahwa Teman-teman yang warga negara Papua New Guinea dan Kabupaten Boven Digoel  yang berjalan kaki ke kota Oksibil untuk sementara waktu untuk tinggal tenang di wilayah masing-masing.
Ringgo Sinpangki (Anggota KNPI Kab. Peg. Bintang) menyampaikan bahwa pada intinya :
1). Saya harapkan kepada pimpinan daerah agar di percepat mengambil kebijakan karena virus ini sudah ada di depan mata.
2). Untuk saat ini agar di tiadakan penerbangan pesawat penumpang dan Cargo yang masuk selama 3 (tiga) minggu kedepan.
3). Jika hal tersebut tidak di penuhi maka saya menginginkan agar masyarakat yang bukan berasal dari Kab. Peg. Bintang agar di pulangkan ke kampung masing-masing.
Pdt. Anselmus Taplo menyampaikan bahwa pada intinya :
1). Dosa-dosa di Kab. Peg. Bintang ini seperti togel, sex bebas, main judi dan bilyard harus dan mulai bertobat takut akan Tuhan.
2). Kita harus mengadakan KKR di Kab. Peg. Bintang agar sempatkan diri kepada Tuhan lalu bertobat dan takut akan Tuhan, menerima semua ini dengan mengucap syukur karena Tuhan mempunyai kuasa yang menciptakan langit dan bumi serta kita semua sehingga ketika kita datang merendahkan diri menjaga kekudusan. Saya percaya sejumlah orang yang hadir ini doa kita di dengarkan oleh Tuhan bahwa penyakit Corona tidak akan ada di Kab. Peg. Bintang serta di Papua secara utuh nya karena tanah Papua adalah Injil.
Pewarta : FM

Pos terkait