Pangdam XVII Cenderawasih Perintahkan Investigasi Insiden Tertembaknya Pendeta di Distrik Hitadipa

  • Whatsapp
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab

WARTALIKA.id – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab memerintahkan Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan dan Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Ardian Triwasana untuk melaksanakan investigasi di Distrik Hitadipa Kab. Intan Jaya.

Hal tersebut dilakukan untuk menyikapi perkembangan penanganan insiden tertembaknya Pendeta Yeremia Zanambani. Dimana sebelumnya Pendeta Yeremia Zanambani yang merupakan masyarakat asli Suku Moni Kabupaten Intan Jaya menjadi korban penembakan oleh KKSB. [baca juga : KKSB Kembali Berulah di Papua, Seorang Pendeta Jadi Korban Penembakan]

Bacaan Lainnya

“Kejadian terjadi di Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa, Intan Jaya, pada Sabtu (19/9/2020) sekitar pukul 18.00 WIT,” ujar Kapen Kogabwihan III, Kol Czi IGN Suriastawa, melalui keterangan rilisnya, Minggu (20/9/2020).

Sementara Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria mengatakan, Tim sudah berangkat sejak Hari Minggu langsung ke Distrik Hitadipa Kab. Intan Jaya untuk melaksanakan pendalaman dan investigasi terhadap insiden tertembaknya Pendeta Yeremia Zanambani.

Pimpinan Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Pendeta Yermia Zanambani yang tertembak di Distrik Hitadipa Kab. Intan Jaya.

“Kita doakan bersama semoga Almarhum Pendeta Yermia Zanambani diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan semoga situasi di Kab. Intan Jaya semakin kondusif, sehingga pembangunan dapat dilanjutkan,” tambah Kapendam.

Pos terkait