LBH Benang Biru : Penipuan Rianti dan Bolon Travel, Barang Bukti Cukup Kuat

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Kuasa Hukum para Korban, Koordinator Lembaga Bantuan Hukum Benang Biru (LBH Benang Biru) Raja Marolop Daniel Sitorus menuturkan, pihaknya sudah melakukan investigasi ke kediaman Rianti Lestari Simbolon di daerah Citayam, Depok.

“Tidak diketahui keberadaan yang bersangkutan. Orang Tuanya, Usman Simbolon beserta kakak dan adiknya, pun mengaku tidak tahu menahu dan tidak berhubungan selama beberapa lama ini dengan pelaku. Padahal, mobil Suzuki XPander yang baru dibeli Rianti Lestari Simbolon pas bulan puasa lalu, ada dan diparkirkan di dekat rumah Bapaknya itu. Kunci dan dokumen mobil juga dikuasai oleh Bapaknya Rianti itu kok,” beber Raja Marolop.

Raja Marolop menyampaikan, bukti-bukti dan dugaan tindak pidana sudah kuat. Jakarta, Rabu (03/07/2019).

Lembaga Bantuan Hukum Benang Biru (LBH Benang Biru) yang mendampingi para korban penipuan travel online pada Bolon Travel dengan pelaku Riyanti Lestari Simbolon, melaporkan tindak pidana penipuan itu ke Polda Metro Jaya.

Koordinator LBH Benang Biru Raja Marolop Daniel Sitorus menyampaikan, modus yang dilakukan Rianti tidak jauh berbeda dengan yang terjadi pada kasus First Travel yang menghebohkan itu.

“Motif dan means rea-nya sudah ada. Penipuan, janji, iming-iming, perjalanan fiktif, dan dugaan pemalsuan dokumen,” tutur Raja Marolop Sitorus.

Dia pun telah mengirimkan somasi kepada Rianti Lestari Simbolon lewat Orang Tuanya, Usman Simbolon yang tinggal di Jalan Citayam Raya, Gang Pancoran,  RT. 002, RW. 005 Nomor 109, Ratu Jaya, Cipayung, Depok, Jawa Barat. (baca juga : Rianti Lestari dan Bolon Travelnya Dipolisikan Anggota Keluarga Korps Bhayangkara)

Tim Kuasa Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Benang Biru (LBH Benang Biru) yang dikomandani Raja Marolop Daniel Sitorus, Haris Budiman, Simeon FM Sianipar, Danny Sihombing dan Gorga Donny itu pun melaporkan Rianti ke Polisi.

“Kita berharap, Rianti segera menyerahkan diri, dan menyelesaikan ulahnya ini dengan baik-baik,” ujar Raja.

Saat ditemui di rumahnya, Usman Simbolon, ayahnya Rianti Lestari Simbolon, mengaku tidak mengetahui sepak terjang yang dilakukan putri keduanya itu. Usman juga tidak bisa berkomunikasi dengan Rianti.

“Sudah banyak yang datang ke sini untuk mencari Ai atau Riyanti. Kami tidak tahu dimana keberadaannya, tidak juga bisa komunikasi,” tutur Usman Simbolon.

Rumah yang terletak di gang sempit itu, tampak baru direnovasi. Sebuah mobil baru merek Mitsubishi XPander dengan Nomor Polisi B 231 RLS, warna hitam, mengkilat masih terpakir di sebuah parkiran sewa, tidak jauh dari rumah orang tuanya Rianti.

“Memang itu mobil yang dibeli Riyanti. Tidak tahu apakah kredit atau sudah lunas. Dibeli sebelum lebaran tahun ini. Kunci dan STNK-nya kini berada di tangan Pak Ketua RT kami, yang kebetulan juga anggota Polisi,” tutur Usman Simbolon.

Selama ini, lanjutnya, Rianti memang sudah jarang pulang ke rumah. Sejak lulus SMA. “Dia katanya kerja. Dan sering bepergian ke luar negeri. Dulu dia nge-kos dekat stasiun Citayam. Katanya sekarang sering pindah di apartemen, kami tidak tahu dan tidak pernah tahu. Kami hubungi juga tidak pernah aktif,” tuturnya.

Rianti Lestari Simbolon adalah putri keduanya, dari isterinya orang Padang yang sudah meninggal dunia belum lama. Usman Simbolon memiliki tiga anak, semuanya perempuan. Anak pertamanya bernama Lia, sudah menikah dan tinggal di Bumi Serpong Damai (BSD). Purti keduanya, Rianti Lestari Simbolon belum menikah. Dan putri bungsunya bernama Rizki Febrianti Simbolon sudah menikah dan tinggal bersama suaminya di Sumatera Utara.
Usman mengaku tidak pernah diberikan uang yang banyak oleh Rianti jika sedang datang ke rumahnya. “Paling pada lebaran kemarin, saya dikasih Rp 1,5 juta. Uang lebaran. Seingat saya, enggak pernah kasih uang ke saya,” ujarnya.

Rianti Berperilaku Aneh di Rumah

Lia Simbolon, anak pertama Usman Simbolon, yang merupakan kakak kandung Rianti Lestari Simbolon, mengaku, dirinya tidak dekat dengan adeknya itu. Selain ketidakcocokan cara berpikir, menurut lia, adeknya itu berperangai temperamen dan tidak pernah pulang ke rumah sejak SMA.

“Jarang pulang ke rumah. Selalu bikin masalah. Sejak SMA kami sudah tak pernah ngomongan baik-baik. Perilaku dia itu pula yang membuat Ibu kami jatuh sakit, dan meninggal dunia pada 2017 lalu,” tutur Lia.

Menutur Lia, Riyanti bahkan pernah mengancam dirinya dengan pisau, dan mengancam akan menusuknya jika berantem.

“Saya sudah tak menganggap dia adek saya. Terserah dia mau ngapain. Sepak terjangnya pun kami tidak tahu,” ujar Lia.

Rizki Febrianti, adeknya juga mengaku hal yang sama. Bahkan jelang hari pernikahan Rizki, Rianti mengancam akan membunuhnya.

“Entah kenapa dia berbuat begitu. Dia kakak saya, tetapi kami kok seperti tak mengenal pribadinya lagi,” ujar Rizki yang ditemui sedang berkunjung ke rumah bapaknya Usman Simbolon, dan akan kembali ke Sumatera awal bulan Juli 2019 ini.

Sejauh ini, lanjut dia, tidak ada komunikasi dengan Rianti. “Kami tidak pernah komunikasi, dan tak tahu kabur kemana dia,” katanya. (baca juga : Bisnis Travel Online Kembali Berulah Lagi)

Sementara itu, Fajar yang merupakan Ketua Rukun Warga (RW) 005 Nomor 109, Ratu Jaya, Cipayung, Depok, Jawa Barat, tempat tinggal Usman Simbolon, mengaku tak banyak kenal dengan keseharian Rianti.
Memang, sejak usia SD, keluarga itu pindah dari daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan ke wilayah itu.

“Pernah beberapa kali datang mengurus surat-surat ke saya. Katanya mau ada yang berangkat ke luar negeri. Saya kurang tahu apa saja yang dilakukannya di luaran sana,” ujar Fajar.

Menurut Fajar, Rianti juga tidak terlalu akrab dengan para tetangga dan kawan sepermainannya sejak kecil. Rianti dikenal dengan nama Ai atau Ari di lingkungan itu. “Ya paling kalau jumpa papasan, ya menyapa aja, enggak banyak percakapan,” katanya.

Belum lama ini, dijelaskan Fajar, memang ada sejumlah orang secara bergantian yang mencari Rianti. “Tetapi memang kita belum tahu dimana keberadaannya. Ya kalau memang harus diproses hukum, silakan saja diproses hukum,” ujar Fajar yang mengaku kawan dekat Usman Simbolon itu.

Pewarta : Sugeng

 

  • Whatsapp

Pos terkait