Polemik Kata Anjay, Komnas PA: Siapa Sesungguhnya yang Lebay

  • Whatsapp

WARTALIKA.id -Terkait penggunaan kata ‘anjay’ yang dinilai bisa berpotensi pidana. Belakangan pernyataan tersebut disoroti sejumlah pihak termasuk Komisi III DPR.

Anggota Komisi III DPR F-PPP, Arsul Sani yang membidangi hukum menyebut Komnas Perlindungan Anak berlebihan atau lebay terkait pidana dalam penggunaan kata ‘anjay’.

Baca Juga :

Awalnya Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) meminta penggunaan kata ‘anjay’ dihentikan sekarang juga. Dinilai kata anjay yang sedang populer dipakai anak-anak bisa berpotensi dipidana.

Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait menegaskan, bahwa tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan termasuk kekerasan verbal. Seperti istilah anjay dan istilah-istilah lainnnya yang ada ditengah masyarakat yang mengandung kekerasan dan merendahkan martabat manusia, ujaran kebencian serta persekusi.

Namun jika unsur dan definisi kekerasan terpenuhi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan Anak dapat dipidana 5 tahun penjara. Dengan demikian hentikan menggunakan istilah anjay.

“Lah, yang buat Undang-undang Perlindungan Anak (PA) kan DPR, kok kita yang dinyatakan lebay. Kalau begitu siapa yang melindungi anak,” ujar Arist saat merespon sikap anggota Komisi III DPR F-PPP Asrul Sani di Jakarta, pada Senin (31/8/2020).

Arist menjelaskan, jika istilah anjay ditempatkan dan bermakna pada satu pujian dan ucapan salut, bangga dan kagum terhadap sesuatu yang di idolakan dan tidak ada kaitannya kata anjay dengan sebutan salah satu binatang. Pihaknya tidak mempermasalahkan karena hak setiap orang termasuk anak untuk berekspresi dan mengeluarkan pendapatnya.

Untuk itu, Komnas PA mengajak kalangan milenial untuk menggunakan istilah anjay pada tempatnya dengan tidak merendahkan martabat kemanusiaan dan merugikan orang lain.

“Karena setiap orang yang memenuhi unsur melakukan kekerasan termasuk kekerasan verbal dan dapat dilaporkan sebagai tindak pidana,” katanya.

 

Pos terkait