Desa Tambah Dadi Optimalkan 2 Titik Fisik dari Dana Desa

  • Whatsapp
Foto : pengerjaan fisik dana desa di desa tambah dadi (Inzet : Kades Tambah Dadi)

WARTALIKA.id – Pemerataan pembangunan di desa-desa di seluruh nusantara melalui Pemerintah Pusat yang tersalurkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang di peroses melalui Pemerintah Kabupaten/Kota hingga tersalurkan ke desa-desa.

Pemeratan pembangun melalui Anggaran Dana Desa Tahun 2019 yang di proses melalui Pemerintah Kabupaten/Kota ini pula sudah berlangsung di wilayah Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur.

Terkait pemeratan pembangunan yang di anggarkan melalui dana desa tahun 2019 Tahap pertama 20%  ini pula sudah terserap dan terealisasi pada Desa Tambah Dadi Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur.

Serapan anggaran dana desa tahun 2019 tahap pertama 20 % di Desa Tambah Dadi di benarkan oleh  Prayitno selaku Kepala Desa setempat pada WARTALIKA.id, Jum’at  (26/7/2019) ketika di temui saat berlangsungnya pekerjaan di dusun I di desanya.

Nampak Prayit sapaan akrabnya, sedang bersama masyarakat pada suatu titik pekerjaan yang tak jauh dari rumahnya. Terlihat suasana keakraban dan kebersamaan antara kepala desa dan warganya itu.

“Apa kabar bang,” kata Prayitno menyapa awak media WARTALIKA.id saat di lokasi pekerjaan.

Dijelaskan Dadi Prayitno, untuk program dana desa tahun 2019 tahap pertama 20% di desa kami sudah kami realisasikan, untuk bangunan fisiknya di 2 unit sumur bor, dan bangunan fisik gorong-gorong ada 7 unit.

“Dalam pelaksanaan pengerjaan bangunan saya mengutamakan untuk tenaga kerjanya dari masyarakat desa kami sendiri, dan memang tujuan dana desa ini selain menata serta membangun desa juga bisa langsung masyarakat rasakan manfaatnya,” terangnya.

Mengenai pelaksanaan dan pengerjaan bangunan, kata dia bisa lebih gamblangnya dijelaskan Dedi Kurniawan selaku Tim Pengelola Kegitan (TPK) dan di dampingi Kuswanto selaku Pendamping Lokal Desa (PLD) beserta Gunadi selaku Pendamping Desa (PD). “Sudah saya himbau untuk selalu berkordinasi dan dalam pelaksanaan pengerjaan bangunan sesuai dengan juklak dan juknisnya yang sudah di tentukan agar selalu mengutamakan kwalitas bangunan. Karena dalam Anggaran Dana Desa (DD) saya bertanggung jawab baik penggunaan anggarannya untuk membangun serta menata desa kami,” tandas Prayitno.

Sementara ditempat yang sama Dedi Kurniawan selaku Tim Pengelola Kegitan (TPK)  Desa Tambah Dadi mengatakan, untuk dana desa tahun 2019 tahap pertama 20 % sudah di realisasikan pada bangunan fisik 2 unit sumur bor di dusun 2 dan di Dusun 4.

“Sementara pembangunan 7 unit gorong-gorong di dusun 1 sampai dusun IV dan juga di alokasikan di pemberdayaan masyarakat untuk insentif guru ngaji, paud dan kader kesehatan,” papar Dedi Kurniawan.

Pewarta : Asril

  • Whatsapp

Pos terkait