Awal Januari 2020 Pemerintah Naikkan Pajak Rokok 23%

  • Whatsapp
Pajak Rokok
HARI LAHIR PANCASILA

WARTALIKA.idPemerintah telah memutuskan untuk menaikkan pajak rokok sebesar 23%, yang menyebabkan penurunan harga eceran rokok sebesar 35%. Keputusan ini akan berlaku mulai 1 Januari 2020.

“Peningkatan rata-rata 23% pada tarif pajak dan 35% pada harga jual akan dimasukkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang akan mulai berlaku pada 1 Januari 2020,” Menteri Keuangan (Sri) Sri Sri Mulyani Indrawati mengatakan setelah menghadiri pertemuan internal dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Kebebasan, Jakarta, Jumat (9/9) siang.

Bacaan Lainnya

Idul Fitri 1441 H

Peningkatan 23% dalam pajak rokok, menurut Menkeu, juga ditujukan untuk menekan konsumsi, terutama di kalangan anak perempuan dan remaja.

Dia mengungkapkan bahwa ada kecenderungan peningkatan konsumsi rokok di kalangan anak perempuan menjadi 9% dari 7% sebelumnya, dan remaja menjadi 4,8% dari 2,5% sebelumnya.

Selain itu, kenaikan 23% dalam pajak rokok ini juga dimaksudkan untuk memberantas penjualan rokok ilegal atau rokok bebas pajak.

“Kami semua sepakat untuk menaikkan pajak rokok sebesar 23%,” kata Menkeu mengutip hasil magang tersebut.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Ekonomi Darmin Nasution, Menko PMK Nyaran Maharani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Dengan kenaikan pajak 23% ini, Menkeu Sri Mulyani Indrawati optimis bahwa penerimaan pajak dalam Anggaran Anggaran tahun 2020 target Anggaran sebesar Rp179,2 triliun akan tercapai.

Pewarta : Agung

Pos terkait