MASKI Donasikan Masker dan Beras Melalui Gugus Tugas Covid-19 Kementerian ATR/BPN

  • Whatsapp
MASKI
HARI LAHIR PANCASILA

WARTALIKA.idHingga menjelang Lebaran tahun 2020, pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) masih menjadi momok bagi kehidupan sosial masyarakat. Imbasnya kehidupan masyarakat menjadi terganggu. Banyak dari mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK. Hal tersebut mengakibatkan masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup mereka, terutama kebutuhan pangan.

Menyadari hal tersebut, Masyarakat Ahli Survei Kadaster Indonesia (MASKI) mendonasikan sebagian dari penghasilan untuk bederma kepada yang membutuhkan. Sumbangan yang mereka berikan berupa 2.000 masker dan 2.000 kg beras yang semuanya diberikan kepada Gugus Tugas (GT) Covid-19 Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Bacaan Lainnya

Idul Fitri 1441 H

Sumbangan tersebut diserahkan langsung oleh pengurus MASKI yang diwakili oleh Slamet Hartanto kepada Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra didampingi oleh Ketua GT Covid-19 ATR/BPN, Nurhadi Putra di Gedung Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (19/05/2020).

MASKI merupakan wadah dari Kantor Jasa Surveyor Kadaster Berlisensi (KJSKB), yang berdiri sejak tahun 2017. MASKI juga merupakan mitra Kementerian ATR/BPN dalam kegiatan pengukuran, dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Slamet Hartanto, pengurus organisasi tersebut, mengatakan bahwa bantuan sosial yang diberikan tersebut merupakan hasil dari sumbangan sukarela para anggota MASKI. Ia juga berharap bahwa kondisi pandemi Covid-19 ini agar segera berakhir.

“Sehingga kami dapat kembali bermitra dengan Kementerian ATR/BPN menuntaskan PTSL, terutama pengukuran tanah,” kata Slamet Hartanto.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN mengapresiasi sumbangan yang diberikan oleh MASKI. Menurutnya apa yang dilakukan oleh MASKI sangat bagus karena saat ini, hadirnya bantuan sosial banyak dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kita sangat menghormati ini, di samping kondisi yang dihadapi, mereka mampu menyumbangkan masker dan beras yang memang dibutuhkan masyarakat. Semuanya itu, seperti kita dengar tadi, berasal dari sumbangan sukarela anggota mereka,” ungkap Surya Tjandra.

Surya Tjandra mengatakan sejak adanya wabah Covid-19, kegiatan pengukuran tersendat, sehingga para surveyor belum mendapat pekerjaan dan belum mendapat apa yang menjadi hak mereka perihal pekerjaan yang sudah dilaksanakan. Untuk itu, ia akan melakukan pembicaraan denganp beberapa pihak mengenai kondisi yang dihadapi oleh para surveyor.

“Kita akan mencoba berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan ataupun Pemerintah Daerah serta dinas terkait, selain itu kita perlu eksekusi anggaran. Yang jelas, Pemerintah perlu memperhatikan para surveyor ini,” tegas Surya Tjandra.

Ketua GT Covid-19 ATR/BPN, Nurhadi Putra mengatakan bahwa bantuan yang diterima ini nanti akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kita akan gulirkan bantuan ini kepada masyarakat di wilayah Jabodetabek, sebelum Lebaran. Harapannya dapat membantu mereka yang terdampak pandemi Covid-19,” pungkas Ketua GT Covid-19 ATR/BPN.

Pos terkait