Wisata Air Panas Semangat Gunung Dihuni Para Preman

Wisata Air Panas Semangat Gunung
Foto : Para preman yang kerap mengutip uang dengan cara memaksa.

WARTALIKA.id – Tempat wisata pemandian air panas belerang yang terletak di desa Semangat Gunung Kabupaten Karo Sumatera Utara, saat ini begitu terasa mencekam bagi para pengunjung yang datang ketempat tersebut.

Menurut beberapa pengunjung lokasi wisata air panas belerang semangat gunung yang enggan disebutkan namanya bahwa suasana mencekam itu bukan karena aura mistis atau pun penunggu alam lain yang membuat suasana itu terasa mencekam, melainkan adanya aksi para preman yang mengutip uang bagi para pengunjung yang menuju daerah wisata yang eksotik tersebut.

Dari penuturan para pengunjung itu, aksi para preman ini kerap meminta uang kepada para pengunjung dengan modus menjual air minum mineral dengan cara memaksa, dan aksi para preman ini dirasa sangat meresahkan bagi para pengunjung objek wisata pemandian air panas yang sudah terkenal ke seluruh nusantara atau bahkan ke manca negara ini.

“Setiap malam minggu para preman preman tersebut selalu melakukan aksinya. Mereka selalu minta uang masuk dan memaksa kami untuk membeli air mineral botolan sesuai dengan jumlah pengunjung yang datang kesana,” beber pengunjung yang enggan namanya disebutkan. Minggu (12/1/2020).

Mereka menawarkan air itu per botol Rp 5 ribu, bahkan anak-anak pun mereka hitung harus juga ikut membeli tanpa terkecuali. “Ini kan sangat mengganggu kami, kok harus dipaksa beli. Apakah aksi ini di benarkan di wilayah ini yah,” sambungnya mengakhiri percakapan sambil bertanya, seolah olah aksi para preman ini di restui oleh para aparat penegak hukum.

Sementara jauh-jauh haripun telah banyak masyarakat yang mengeluhkan aksi para preman ini kepada awak media, sehingga para awak media sengaja meninjau lokasi yang di keluhkan tersebut. Dan benar nyatanya bahwa aksi premanisme dengan modus menjual air minum mineral beraksi dengan hebatnya di desa daulu menuju pemandian air panas belerang desa semangat gunung.

Terpisah, sebelum berita ini di tayangkan aparat keamanan setempat masih belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut.

Pewarta : Rinaldi

GTV

Pos terkait