Pentingnya Ajarkan Agama Kepada Anak Usia Dini

  • Whatsapp
Pentingnya Ajarkan Agama Kepada Anak Usia Dini
AGUNG NUROHO

Ajaran untuk berbuat baik merupakan landasan mendesak seseorang dalam bersikap dan berperilaku dilingkungan sosial. Apalagi dijaman sekarang ini jaman now tinggal kita pilih apakah anak kita harus tidak mengenal agama atau mendalamkan agamanya.

Dalam hal ini sangatlah penting memberikan pendidikan anak usia dini, kita sebagai orang tua atau pendidik harus memberikan contoh yang baik dan memberikan pengarahan kepada anak di usia dini.

Bacaan Lainnya

Hal itu agar anak-anak bisa melanjutkan kehidupan didunia ini yang semangkin hari semangkin maju dalam urusan dunia, seperti tayangan TV, Media Sosial, yang akan cepat masuk atau terekam dalam pikirannya.

Jangan sampai kalah, kita harus berusaha mengenalkan anak-anak nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh kita sebagai orang tua dan pengajar, sedari anak masih berusia di bawah lima tahun akan berperan sebagai tameng yang mencegah anak dari perbuatan tercela dan buruk saat mereka dewasa nanti.

Mengenalkan agama kepada anak usia dini itu penting, karena sebagai pondasi utama dan dasar untuk memulai kelangsungan hidup supaya memiliki pedoman untuk dipegang teguh khusus agama Islam.

Metode untuk mengenalkan agama pada anak adalah dengan cara bermain, karena dalam bermain sebenarnya terkandung proses belajar. Untuk mengenalkan agama sebaiknya di fokuskan pada masalah akhlak. Kita mulai dari kehidupan sehari-hari saja seperti kejujuran mengucapkan terima kasih, mengucapkan kata tolong jika meminta bantuan, bersyukur jika mendapatkan sesuatu dan lain sebagainya.

Salah satu yang wajib dikenalkan kepada anak usia dini adalah sholat berjamaah. Anak-anak sejatinya adalah pembelajar yang baik, mengikuti aturan dan tidak neko-neko. Asalkan kita sebagai orang tua atau pendidik bisa konsisten pada apa yang kita ajarkan. Bukan hanya guru yang harus berperan dalam mengajarkan penanaman agama pada anak, orang tua juga harus berperan dalam mendorong anak dan memantau perkembangan anak dirumah maupun di sekolah.

Kemudian kita kenalkan dengan tauhid, dengan cara mengajarkan anak agar sholat berjamaah di masjid dan menanamkan konsistensi anak untuk sholat berjamaah. Agar anak semangat dalam mengerjakan sholat kita bisa memberikan sajadah kecil dan kopiah yang lucu-lucu. Kita tau sendiri kan anak kecil itu tidak bisa dipaksa untuk melakukan suatu pekerjaan apalagi dalam hal sholat, jika kita paksa agar sholatnya khusyuk, jangankan khusyuk untuk tenang berdiri saja masih sulit. Jadi kita nggak perlu memaksanya cukup agar dia mengerti apa itu sholat, dan paham mengapa kita harus melaksanakan sholat.

Setelah itu kita mengenalkan anak kepada Tuhan yang menciptakan alam semesta ini, memberikan pengetahuan yang satu ini sangatlah sulit oleh karena itu kita sebagai guru atau orang tua harus pintar-pintar dan sekreatif mungkin dalam menjelaskannya. Kita juga harus berhati-hati dalam memberikan penjelasan yang sangat penting ini, karena apa? jika salah sedikit sama saja kita menumbuhkan kesyirikan pada anak.

Berikut ini tiga manfaat mengajarkan kebaikan pada anak seperti dikutip Psychology Today:

Manfaat mengajarkan agama dan mengenalkan Tuhan. Menerapkan nilai-nilai agama dan mengenal Tuhan pada anak merupakan pengajaran untuk berbagi cinta serta kasih sayang.

Anak pun jadi memahami bahwa ada kekuasaan besar lainnya di atas manusia. Hal ini membantu mereka untuk menumbuhkan kemampuan bertenggang rasa dan empati pada sesama. Mengajarkan kebiasaan tepat waktu, biasakan anak untuk selalu tepat waktu untuk tidur, makan, belajar, menonton, dan bermain.

Moralitas dan etika seseorang bisa dinilai dari mereka yang dapat menghargai sesuatu yang tidak bisa membayar mereka, yakni waktu.

Anak yang mengerti soal pentingnya perilaku tepat waktu akan tumbuh dengan kemampuan menghargai dan menghormati orang lain di masa mendatang.

Mengajarkan anak untuk memiliki hobi, Anak yang memiliki hobi positif tahu bagaimana memanfaatkan waktu melakukan kegiatan bermanfaat dan produktif.

Selain itu, hobi juga bisa membuat anak lebih mudah dalam memetakan minat dan jenis karier yang akan mereka jalani di kemudian hari.

Penulis : Sugeng, dari kenyataan hidup

 

Pos terkait