Jubir Covid 19 Achmad Yurianto : Pasien Sembuh Total 1.391

  • Whatsapp
Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto
Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.idSejak pertama diumumkannya pasien positif Covid-19 yang sembuh hingga hari ini Rabu (29/4) tercatat secara keseluruhan ada 1.391. Pasien sembuh tersebut paling banyak di DKI Jakarta.

Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan hingga hari ini pemeriksaan specimen PCR mencapai 86.985 dari sekitar 67.784 pasien. Hasilnya pada pasien konfirmasi positif Covid-19 bertambah 260 total 9.771 orang, 137 pasien sembuh total 1.391, dan 11 pasien meninggal total 784.

Bacaan Lainnya

“Pasien sembuh tersebut sebanyak 59% laki-laki, 41% wanita dengan jumlah terbanyak 440 pasien sembuh di DKI Jakarta, 152 di Jawa Timur, 118 di Sulawesi Selatan, 107 di Jawa Barat, 101 di Jawa Tengah, dan sisanya di 29 provinsi,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (29/4).

Sementara untuk pasien meninggal terbanyak ada di rentang usia 30-59 tahun 364 orang, diikuti oleh rentang usia 60-79 tahun 311 orang, dan di atas 80 tahun 28 orang.

“Inilah gambaran kita dapatkan pada hari ini. Kita masih harus berpartisipasi secara aktif dengan memutus rantai penularan Covid-19. Kita harus melawan dengan meningkatkan imunitas diri, jaga jarak, pakai masker,” ucap dr. Achmad.

Di samping itu, pemerintah telah mengaktifkan 89 laboratorium yang terdiri dari 48 laboratorium di berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia, 15 laboratorium di berbagai perguruan tinggi, 18 laboratorium jejaring Kementerian Kesehatan, 5 laboratorium jejaring laboratorium kesehatan daerah, dan 3 laboratorium jajaran Balai Veteriner Direktorat Peternakan.

Untuk mengakhiri masalah Covid-19 pemerintah tak hentinya mengimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah.

“Kita tidak pernah tahu siapa yang tertular corona di luar, kita tidak pernah bisa melihat keluhan orang yang membawa virus ini, bisa saja kelihatannya mereka sehat padahal sebenarnya tidak. Oleh karena itu masyarakat diminta tidak keluar rumah, tidak bepergian dan tidak mudik,” pungkasnya.

Pos terkait