Perawat Puskesmas Berastagi Diduga Usir Pasien Kritis Akibat Asam Lambung

  • Whatsapp
Puskesmas Berastagi
Puskesmas Berastagi
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Banyak pihak menyesalkan perlakuan oknum perawat Puskesmas Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pasalnya diketahui sikapnya menolak seorang pasien yang hendak berobat di puskesmas berastagi menjadi viral.

Kejadian berawal ketika seorang pasien asal kampung listrik atas bernama Rani Br Situkkir merasakan sakit di dadanya akibat kambuh asam lambungnya pada Minggu pagi 7 Juni 2020. Sang suami yang mengetahui itu dan melihat sang istri pucat akibat asam lambungnya langsung membawa ke puskesmas berastagi dan berharap agar segera diperiksa.

Bacaan Lainnya

“Setibanya di depan puskesmas berastagi, saya melihat perawat yang ada di ruangan tiba-tiba mengusir istri dan saya agar periksa ke Rumah Sakit Amanda dengan alasan istri saya sudah kelihatan sangat lemas dan pucat,” ucap suami Rani.

Lanjutnya, saya heran melihat tingkah laku perawat tersebut kenapa kami diperlakukan seperti bukan manusia. Dan saya bertanya, kenapa ibu suruh kami pergi, sementara ibu belum ada bertanya kepada kami?. Tapi perawat tersebut malah asyik bermain handphone dan mengabaikan pertanyaan saya.

“Terus terang saya tidak terima dengan perlakuan dan pelayanan dari perawat itu, padahal istri saya sedang kritis dan membutuhkan pertolongan pertama. Kami datang berobat juga tidak gratis kami pasti bayar biayanya,” beber suami Rani dengan nada kesal.

Sementara Rani Br Situkkir yang merasakan sakit bukan kepalang langsung mengajak pulang suaminya dengan kesal. “Aku berharap mau berobat, nyatanya semakin parah asam lambungku,” ucap Rani kepada suaminya.

Sebagai masyarakat yang punya hak sama menerima pelayanan kesehatan, Rani merasa dirinya di dzholimi dan meminta kepada Kepala Puskesmas Kecamatan Berastagi Dr. Rehmenda Br Sembiring dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo agar segera mencopot perawat tersebut dan segera menginstruksikan kepada seluruh puskesmas yang ada di kabupaten karo, agar benar-benar melayani warga karo yang ingin berobat ke puskesmas.

“Iya saya datang mau berobat malah di usir. Padahal itu kan tugas mereka sebagai petugas kesehatan, puskesmas kan garda terdepan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dan puskesmas juga memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam memelihara kesehatan masyarakat,” tandas Rani dengan wajah memerah kesal.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait