Jakarta Islamic Centre Berikan Bimbingan Mental Spiritual

  • Whatsapp
Jakarta Islamic Centre

WARTALIKA.id – Jakarta Islamic Centre (JIC) menggelar apel pagi dan siraman rohani sebagai sebagai sarana membangun komitmen dan disiplin karyawan, di Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Tugu, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (04/02/2019).

Kepala Devisi Informasi dan Komunikasi Badan Managemen Jakarta Islamic Centre Sariono Jihidi mengatakan, Jakarta Islamic Centre (JIC) adalah sebuah lembaga pengkajian dan pengembangan Islam. Memberikan bimbingan mental spiritual kepada karyawan penyedia jasa lainnya perorangan atau PJLP guna meningkatkan kinerjanya,”kata Sariono Jahidi.

Bacaan Lainnya

Jahidi menegaskan, Jakarta Islamic Centre yang disebut-sebut sebagai pusat peradaban Islam maka para pekerjanya juga harus menyesuaikan. Mereka harus berprilaku islami dalam bekerja dan mempunyai semangat yang tinggi dalam menjalankan nilai-nilai keislaman.

“Para PJLP setiap habis apel mendapat siraman ruhani baik tentang aqidah, ubudiyah, dan pengetahuan tentang keislaman dari para ustazd dari Badan Managemen JIC. Kemudian setiap hari Rabu mereka mendapat pelatihan baca tulis Al Quran,” jelas Jahidi.

“Para PJLP mempunyai latar belakang yang beragam. Berbeda latar belakang pendidikan yang mereka miliki. Ada yang berpendidikan tinggi sudah sarjana dan ada juga berpendidikan rendah hanya sampai SD. Begitu juga berbeda suku, budaya, keluarga diantara mereka. Juga pemahaman tentang agama beragam ada yang masih belajar baca Iqro tapi ada juga yang jebolan pesantren yang pengetahuan keagamaan sudah tinggi. Sehingga memerlukan perlakuan khusus dan seni tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada mereka” tutur Hanny sebagai pengajar keagamaan di JIC.

Bimbingan mental spiritual keagamaan Jakarta Islamic Centre

Hanny berharap bimbingan mental spiritual keagamaan bisa mengendalikan kebiasaan-kebiasaan buruk yang biasa dilakukan dalam bekerja dan berusaha memperbaikinya. Karena setelah dilakukan pengajian beberapa kali, ditemukan bahwa peserta kebanyakan memang kurang memahami tentang aturan-aturan Islam, mulai dari yang paling dasar seperti apa motivasi dia bekerja, apa yang harus mereka lakukan untuk diri mereka dan keluarga, apa bacaan shalat, bagaimana membaca alfatihah yang baik dan mengenal arti dan tafsirnya, bagaimana bersosialisasi sesama teman yang baik dan lain sebagainya.

Ahmad Juhandi, Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre menekankan “Karena PJLP ini kerja di lingkungan masjid maka mereka harus bekerja dan berprilaku sesuai standar nilai-nilai keislaman seperti harus sapa, santun, ramah dalam melayani tamu, mengikuti sholat wajib berjamaah. Bahkan untuk sholat wajib berjamaah bila sering mangkir akan mendapat teguran dan bisa mengurangi kinerja mereka.

Pewarta : Sugeng

Pos terkait