Wujudkan Kelurahan Duri Selatan Sehat Menuju Jakarta Ramah

  • Whatsapp
Duri Selatan

WARTALIKA.id – Upaya untuk mewujudkan Kelurahan sehat tidak cukup hanya oleh pemerintah semata, akan tetapi butuh dukungan dan partisipasi dari masyarakat secara keseluruhan. Salah satunya adalah melalui perilaku hidup bersih dan sehat, Lurah Duri Selatan mengandeng tim Dosen Poltekkes Kementerian Kesehatan Jakarta II, Jakarta, Kamis (28/03/2019).

Mantan Sekkel Tanjung Duren Utara M. Ghufri Fatchani yang akan mewujudkan Kelurahan Sehat dari segala Bidang dalam menuju Kota Ramah 2019, khususnya di wilayah Kelurahan Duri Selatan Kecamatan Tambora Jakarta. Beberapa Program kota sehat secara umum merupakan kumpulan dari beberapa kegiatan Kelurahan yang mengarah pada terciptanya masyarakat yang bersih dan sehat.

Baca Juga :

“Ini dapat terwujud jika didukung oleh perilaku masyarakat yang mendorong tercapainya apa yang menjadi tujuan dari kota sehat,” jelas Lurah Duri Selatan yang baru di lantik oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (25/02/2019) bulan lalu.

M. Ghufri Fatchani mengungkapkan, dalam rangka mewujudkan program Kelurahan Sehat, Kelurahan Duri Selatan Kecamatan Tambora Jakarta Barat menjalin kerja sama dengan tim dosen Poltekkes Kementerian Kesehatan Jakarta II”.

Program ini akan dilaksanakan secara bertahap dan dimulai dari satu RW yang kemudian akan dilanjutkan ke seluruh wilayah di Kelurahan Duri Selatan sehingga terwujud Kelurahan Sehat sesuai dengan indikator Kementerian Kesehatan. Program ini akan dimulai dari RW. 005 yang merupakan wilayah dengan jumlah penduduk paling banyak di Kelurahan Duri Selatan.

“Kami bersama tim Dosen dari Poltekkes Kemenkes Jakarta II, kamis, 28 Maret 2019 telah dilaksanakan survey lokasi untuk melihat kondisi wilayah dan mengetahui apa saja masalah dan kebutuhan yang diperlukan dalam mewujudkan RW sehat,” tutur Lurah Duri Selatan kepada WARTALIKA.id di lokasi.

Atika Hendryani, salah satu tim dosen dari Poltekkes Kemenkes Jakarta II mengatakan cukup banyak masalah kesehatan yang ditemui di lapangan dan untuk itu akan disusun prioritas penanganan masalahnya. Tahap awal akan dimulai dengan memberikan penyuluhan tentang prilaku hidup sehat kepada masyarakat dan memperbaiki fasilitas umum seperti pengelolaan tempat sampah pilah, WC umum dan lain-lain.

“Harapannya masyarakat dapat mulai berprilaku hidup sehat dan ditunjang dengan fasilitas umum yang cukup memadai sehingga selanjutnya penanganan masalah dan penataan wilayah akan dapat mewujudkan program RW Sehat” tukasnya.

Pewarta : sugeng

Pos terkait