Gubernur DKI Anies Luncurkan Program Fiscal Cadaster 2019 PBB-P2

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan program Fiscal Cadaster Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Pelucuran program tersebut dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Kantor Dinas Teknis, Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat(26/04/2019)

Anies mengatakan, pengumpulan informasi mengenai PBB-P2 perlu dilakukan secara komprehensif. Untuk itu, pendataan akan dilakukan di 267 kelurahan dari 44 wilayah kecamatan se-DKI Jakarta.

“Kami meminta masyarakat untuk membantu petugas pendataan untuk menyampaikan informasi secara lengkap dan akurat. Sehingga, data yang nantinya terkumpul benar-benar mencerminkan kenyataan,” ujarnya.

Menurutnya, program Fiscal Cadaster menjadi sebuah sistem administrasi informasi persil tanah (land information system) yang berisi hak, batasan, serta tanggungjawab atas tanah tersebut.

“Selama ini banyak perubahan fungsi lahan di DKI dari rumah menjadi komersial. Sehingga, perlu ditindaklanjuti melalui kegiatan pendataan paling mutakhir,” terangnya.

“Dalam rangka itu fiscal cadaster menjadi penting. Kita berharap pada 2019 ini pendataan bisa menjangkau seluruh DKI agar tahun depan kebijakan pajak kita semakin baik dan lebih bisa menghadirkan keadilan di Ibukota,” terangnya.

Anies menjelaskan, penerimaan PBB-P2 DKI Jakarta di tahun 2019 ditargetkan memberikan kontribusi sebesar Rp 9,6 triliun atau sebesar 22 persen dari total pajak yang diterima sebesar Rp 44,18 triliun.

“Target penerimaan PBB-P2 itu meningkat Rp 1,1 triliun dibandingan tahun 2018 yang mencapai Rp 8,5 triliun,” tandasnya.

Kegiatan pendataan ini menjadi salah satu kegiatan Pemprov DKI Jakarta dalam rangka pemutakhiran data objek PBB secara masif yang dilaksanakan bekerja sama dengan tim terampil dari Asian Development Bank (ADB). Adapun jumlah petugas pendata yang dikerahkan sebanyak 721 orang yang terdiri dari unsur BPRD, unsur Kecamatan, dan Kelurahan. Fiscal Cadaster PBB P2 akan dilaksanakan di seluruh wilayah Jakarta sehingga diperoleh data yang akurat dan sistematis.

Pewarta : Sugeng

  • Whatsapp

Pos terkait