Makjleb !! BPN Jakarta Barat : Pokmas Sudah Kita Bubarkan dari Tahun 2018

  • Whatsapp
Kantor BPN Jakarta Barat
Foto : Kantor BPN Jakarta Barat/Net

WARTALIKA.idMenangapi dugaan adanya praktik pungli PTSL di Kelurahan Cengkareng Barat Jakarta Barat, Pelaksana Tugas Kepala Suku Bagian Tata Usaha Barang Pertanahan Nasional (Plt Kasubag TU BPN) Jakarta Barat Daulad David, menegaskan jika Kelompok Masyarakat (Pokmas) sudah dibubarkan sejak tahun 2018 silam.

“Pokmas sudah kita bubarkan dari tahun 2018, jadi, kalau ada oknum yang bermain silahkan di laporkan kepada pihak yang berwajib,” ujar Daulat David saat diwawancari WARTALIKA.id di kantor BPN di Jl. Kembangan Utama Komplek Permata Buana, Jakarta Barat, Rabu 9 Oktober 2019.

Bacaan Lainnya

Pencegahan Covid 19

David menjelaskan, bahwa Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan program Presiden Jokowi yang mutlak tidak dipungut biaya.

“Kepengurusan PTSL ini gratis bukan berarti tidak bayar, salah satu yang dibayarkanya adalah BPHT ,” sambungnya.

Ia menuturkan, bahwa dari tim BPN mengedepankan tidak adanya pungutan biaya, namun bukan berarti gratis. Setiap kendala dalam kepengurusan PTSL di BPN sendiri lantaran keterbatasan tenaga kerja. Oleh karena itu pihaknya menggandeng PT. [baca juga : Oknum Pokmasdartibnah Cengkareng Barat Diduga Pungut Biaya PTSL Rp 3,5 Juta]

Selain itu, jika terjadi adanya permasalahan soal pertanahan, itu disebabkan karena peraturan Undang-undang pertanahan dengan Undang-undang keperdataan yang berbeda.

“Contohnya Keppres, jika dilihat tanah-tanah yang sudah dikuasai oleh negara, dan kepada pihak yang menggarap saat itu diberikan prioritas, tapi ketika ini berperkara ada yang punya yuridis terhadap tanah Keppres tersebut, itu bisa menang di pengadilan,” tambahnya.

Lebih jauh David mengatakan, dalam proses surat tanah bisa saja terjadi kwalitas yang menurun, terlebih karena pihak BPN hanya melihat berkas para pemohon. [baca juga : Usai Bayar PTSL Rp 3,5 Juta, Warga Cenderawasih 8 Cengkareng Barat Merasa Tertipu]

“Kalau dulu pihak panitia turun langsung kelapangan, sekarangkan BPN hanya melihat berkas saja,” katanya.

Menanggapi soal pungli PTSL tersebut, ia menekankan, jika ada oknum Pokmas yang masih berperan, maka yang bersangkutan agar segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Lain hal dengan pihak BPN, jika disini ada oknum yang terbukti ikut bermain, maka kami akan segera melakukan pemecatan,” tutup David dalam keteranganya.

Pewarta : Herpal

HUT PERSIT KCK

Pos terkait