Baranusa Minta Pemerintah Tidak Lembek Hadapi Klaim China di Natuna

  • Whatsapp
Barisan Relawan Nusantara (Baranusa)
Foto : Barisan Relawan Nusantara (Baranusa)

WARTALIKA.idBarisan Relawan Nusantara (Baranusa) meminta pemerintah tidak lembek menghadapi klaim China terhadap wilayah perairan di Natuna.

Ketua Umum Baranusa, Adi Kurniawan mengatakan saat ini pemerintah diuji kinerjanya dalam 100 hari ke depan dalam mewujudkan janji politiknya. Menurutnya, jika pemerintah memble menghadapi China terkait Natuna, maka hal itu akan memperdalam citra buruk pemerintah di mata publik.

Bacaan Lainnya

Pencegahan Covid 19

“Di awal periode kedua ini kami melihat pemerintahan Jokowi ini justru lebih parah dari periode sebelumnya. Awal menjabat saja banyak kasus yang baru terungkap, Jiwasraya adalah salah satunya. Sekarang muncul Natuna, jika lembek, jangan harap rakyat percaya kepada pemerintah. Bahkan bisa berdampak juga terhadap relawan pendukungnya,” ujar Adi dalam keterangan persnya yang diterima WARTALIKA.id di Jakarta, Selasa (07/01/20).

Adi juga menyayangkan sikap kabinet Jokowi yang tidak seirama dalam menyikapi perairan Natuna. Menurutnya, hal tersebut bisa membahayakan posisi Jokowi sebagai simbol kepala negara di mata internasional. Terlebih, kata Adi, sikap tersebut juga bisa berdampak pada nilai negara.

“Kami sayangkan sikap para menteri terkait yang tidak solid menyikapi Natuna. Kami masih melihat seperti ada kepentingan pada salah satu oknum di kabinet Jokowi yang kepentingan bisnisnya terganggu jika sikap tegas kita tekankan kepada China. Investor memang penting dalam kerjasama pembangunan, tapi menurut kami, mempertahankan kedaulatan negara jauh lebih penting. Janganlah mental inlander digunakan, ini dampaknya bisa bahaya loh,” tutur Adi.

Lebih lanjut, ia meminta kepada jajaran kabinet pemerintahan Jokowi agar taat dan patuh pada garis komando dan visi-misi presiden. Selain itu, ia juga meminta agar Jokowi bersikap tegas kepada para kabinetnya yang tidak seirama dalam mewujudkan Indonesia maju.

“Kami masih yakin kalau Jokowi itu adalah orang yang lurus, orang yang memiliki niat tulus ingin membangun negara. Tapi kami tidak yakin Indonesia bisa maju jika kabinetnya serampangan seperti itu. Apalagi, negara ini memiliki permasalahan yang begitu kompleks. Pak Jokowi harus tegas, jangan memble, bila perlu pecat menteri yang bermain,” tegasnya.

Pos terkait