Veranita : AirAsia Sydney-Melbourne ke Lombok Tipe Pesawat Airbus 320

  • Whatsapp
Dirut AirAsia Indonesia Veranita Yosephine pada saat di wawancarai oleh Wartawan di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta, Rabu (22/1/2020)
Dirut AirAsia Indonesia Veranita Yosephine pada saat di wawancarai oleh Wartawan di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta, Rabu (22/1/2020)
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.idMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio bersemangat menjadikan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai lokasi yang dikagumi dunia. Termasuk dengan pembangunan berbagai fasilitas untuk menarik turis mancanegara mendatangani bagian timur Indonesia itu.

“Saat saya berkunjung ke sana ada penerbangan langsung ke Lombok oleh Air Asia. Saya sampaikan betapa pentingnya konektivitas. CEO Air Asia mengatakan punya penerbangan langsung dari Perth (Australia) dan selalu full,” ujar Wishnutama dalam acara launching Calender of Event Lombok Sumbawa 2020 di Kemenparekraf, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

Bacaan Lainnya

Meski kemajuan itu diapresiasi, Wishnutama tidak lantas membuang kesempatan untuk bertanya, kapan selanjutnya penerbangan dari Sidney dan Melbourne Australia dibuka yang ia percaya akan semakin meningkatkan kunjungan ke NTB.

Dalam kesempatan yang sama WARTALIKA.id mewawancarai Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine mengenai penerbangan dari Sydney dan Melbourne ke Lombok dibuka.

Veranita mengatakan untuk rute penerbangan Air Asia ada Pert-Lombok, Kuala Lumpur-Lombok, Jakarta-Lombok, Surabaya-Lombok, Depansar-Lombok.

“Untuk promosi kita mempunyai batas maksimal selama 6 bulan apakah demainnya sudah tembus yang kita harapkan kalau misalkan sudah kita akan perlahan-lahan memasukan harga normal tapi kalau belum mesti akan menyusuaikan dan berusaha akan menstimulasikan permintaan,” ujarnya saat diwawancarai seusai acara Calender Of Event Lombok Sumbawa 2020 di Gedung Sapta Pesona, Kemearekraf, Rabu (22/1/2020).

Dia juga mengatakan permintaan penambahan dari Menparekraf untuk AirAisa buka rute langsung dari Melbourne, Sydney ke Lombok.

“Untuk Melbourne dan Sydney tipe pesawat kita harus pertimbangkan lagi karena saat ini AirAsia di Indonesia itu terbang dengan tipe pesawat nya adalah Air Bus 320, kalau Perth Sydney kita tidak bisa pakai Air Bus 320 karena batasnya sampai 6,5 hingga 7 jam, kalau yang sekarang untuk tipe Air Bus 320 batas maksimalnya 4 jam jadi karena bahan bakar dan crew,” imbuh Veranita.

Lanjut dia menjelaskan jadi untuk penerbangannya hanya bisa sampai 4 jam karena tipe pesawatnya berbeda. Pada saat ini Air Asia di Indonesia belum punya untuk tipe peswat yang seperti itu jadi kita akan masih umtuk berkoordinasi lagi dengan management, kami saat ini sedang diupayakan.

Tentunya kata dia pertama sangat berkomitment terhadap destinasi 5 kota wisata yang ada di Indonesia, jadi dimana melihat ada kesempatan dan kita juga mempunyai kapasitasibilitas sesuai kami akan pasti masuk.

“Tapi hanya kita kan harus menyimbangkan pertumbuhan demainnya, kemampuan armadanya yang kita miliki dan juga optimalisasi dari crew yang kita bina,” tandas Veranita.

Pos terkait