Mudik Tanpa SIKM Warga di Cengkareng Barat Ini Lakukan Isolasi Mandiri

  • Whatsapp
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Jajaran Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat menggelar pengawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di RW 04, Selasa (2/6).

Pengawasan dilakukan sebagai upaya mencegah dan memutus penyebaran Coronavirus Disease atau COVID-19 di wilayahnya.

Bacaan Lainnya

Lurah Cengkareng Barat, R Ilham Agustian menjelaskan, sasaran kegiatan ini warga yang baru datang setelah melakukan perjalanan mudik dan tidak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

“Dari hasil pengawasan, diketahui ada 10 warga baru datang mudik tanpa memiliki SIKM. Mereka kami arahkan untuk mengikuti rapid test dan menjalani karantina selama 14 hari di dalam rumah,” ujar R Ilham.

Dia menambahkan, pengawasan warga yang baru datang mudik dilakukan dengan mengerahkan petugas gabungan dari unsur kelurahan, Satpol PP, FKDM, Gugus Tugas Penanganan COVID-19, dibantu TNI/Polri.

Pihaknya, sambung Ilham, juga aktif menegakkan Pergub DKI No 41 tentang Pengenaan Sanksi terhadap Pelanggaran Pelaksanaan PSBB dalam penanganan COVID-19. Kemudian Pergub DKI No 41 pasal 4 tahun 2020 (tidak menggunakan masker pada tempat umum), dan Pergub 47 Tahun 2020 tentang pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar Dan/Atau Masuk wilayah Provinsi DKI dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

“Kami berupaya maksimal mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Kelurahan Cengkareng Barat,” tandasnya.

Pos terkait