Jack Lapian Laporkan Dugaan Penipuan Mantan Klien

  • Whatsapp
Jack Boyd Lapian
Jack Boyd Lapian
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Mantan Kuasa Jack Boyd Lapian menerangkan bahwa kasus Penipuan ini bermula dari bujuk rayu, iming-iming dan rangkaian kebohongan yang diduga dilakukan oleh terlapor Titi Sumawijaya Empel karena bujuk rayu meyakinkan serta rangkaian kebohongan.

“Berawal dari kasus pemalsuan yang dilaporkan Titi Sumawijaya Empel kepada Terlapor saudara, Susanto (alm), sejak ditangani Subdit Jatanras Polda Metro Jaya sudah final mengikat dimana vonis majelis hakim pengadilan Jakarta Selatan terhadap anak kandung dari Saudara. Susanto (alm) yang dibalik nama sertifikatnya oleh saudara, Kevin bersama pamannya saudara, Timmy dan rekannya sudah ingkrah dan di vonis terbukti bersalah melakukan pemalsuan sertifikat Ruko,” tutur Jack Lapian dalam keterangan tertulis kepada WARTALIKA.id di Jakarta, Jumat (5/6).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan merasa “tidak puas” Titi Sumawijaya Empel membuat laporan polisi lagi di Bulan Mei 2019 dan kini ditangani oleh Subdit Fismondev Reskrimsus Polda Metro Jaya dengan terlapor saudra, Andrew Darwis, dengan nomor : LP/2959/V/2019/PMJ.Dit.Reskrimsus. Namun fakta di persidangan saudara, Andrew Darwis adalah pembeli Ruko yang beritikad baik.

Kasus Penipuan yang diduga kuat dilakukan oleh Titi Sumawijaya Empel selaku Terlapor dalam kasus penipuan telah dilaporkan oleh mantan kuasa Titi, saudara Jack Boyd Lapian yang dilaporkan pada tanggal 1 Juni 2020 di Polda Metro Jaya dengan nomor polisi LP/3075/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ terkait Penipuan dalam pasal 378 KUHP dimana terlapor melakukan bujuk rayu yang sangat meyakinkan dengan rangkaian kebohongan terkait yang dijanjikan oleh terlapor Titi Sumawijaya Empel sejak Jack Boyd Lapian menjadi kuasa hukumnya Titi.

“Dalam LP/456/I/2019/PMJ.Direkrimum yang sudah final mengikat pidananya di PN Jakarta Selatan, dan LP/2959/V/2019/PMJ.Dit.Reskrimsus, namun faktanya sampai detik ini fiktif,” tambah Jack Lapian.

Kasus ini bermula saat Jack Boyd Lapian menjadi kuasa Pelapor Titi bersama Kuasa Hukum saudara Denny Supari SH yang bernaung di dalam Kantor Pengacara saudara. Ombun Suryono Sidauruk SH dalam kasus laporan polisi oleh Titi Sumawijaya Empel baik yang ditangani Subdit Jatanras Dit. Reskrimum sebagai kuasa mulai tanggal 1 Februari 2019 (sudah ingkrah di pengadilan negeri Jakarta Selatan) dan menjadi kuasa Titi di Subdit Fismondev Dit. Reskrimsus Polda Metro Jaya pada Bulan Juni 2019.

Menurut Jack Lapian surat Kuasa ke Titi Sumawijaya Empel dari Kantor Pengacara sadara Ombun Suryono Sidauruk SH kepada Titi Sumawijaya Empel tertanggal 31 Mei 2020 telah dicabut surat kuasanya akibat bujuk rayu yang meyakinkan, iming-iming serta rangkaian kebohongannya khususnya soal profesional fee kepada saya (Jack Lapian), selaku kuasa yang dijanjikan akan dilakukan secara bertahap.

“Tapi faktanya semua fiktif sampai detik ini, sejak saya menjadi kuasa baik di Subdit Jatanras Dit. Reskrimum Polda Metro Jaya yang sudah ingkrah di pengadilan atas terlapor saudara Susanto (alm) dan laporan polisi yang ditangani oleh Subdit Fismondev Dit.Reskrimsus Polda Metro Jaya,”  ungkap Jack.

Di sisi lain, kata dia persoalan kasus yang dilaporkan Titi Sumawijaya Empel kepada saudara Andrew Darwis dari hasil kajian bersama pakar hukum pidana, lebih tepat kasus ini masuk ke ranah perdata bukan ke ranah pidana. Karena Sdr. Andrew Darwis adalah pembeli ruko beritikad baik dengan saudara Susanto (alm).

“Saudara Kevin dan rekan-rekannya membalik nama sertifikat Ruko di Jl. Panglima Polim Raya Jakarta Selatan yang dipalsukan dan telah membalik nama ke saudara Susanto (alm) ayah kandung dari saudara Kevin bersama saudara Timmy yang juga selaku paman kandung dari saudara Kevin bersama oknum-oknum ainnya,” ujar Jack.

Lanjut dia menjelaskan dari fakta hukum sesuai putusan vonis majelis hakim pengadilan Jakarta Selatan telah terbukti saudara Kevin, Timmy dan rekan-rekannya yang “mengolah” semua pemalsuan sertifikat Ruko ini dan kasus pidananya sudah ingkrah.

“Saudara Kevin dan rekan-rekannya terbukti bersalah dan oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan dipidana penjara selama tiga (3) Tahun. Khusus saudara Timmy dipidana 3,6 Tahun penjara sejak vonis putusan pengadilan awal Tahun 2020 yang telah berkekuatan hukum/ingkrah,” terang Jack.

Kembali ke kasus dugaan pemalsuan dan TPPU yang ditangani Subdit Fismondev Reksrimsus Polda Metro Jaya, Jack merasa diperalat dan dimamfaatkan oleh Pelapor Titi Sumawijaya Empel. Karena pelapor Titi akan “damai” jika terlapor saudara Andrew Darwis membeli Ruko senilai Rp. 55 Miliar.

Ia mengatakan sedangkan NJOP Ruko hanya Rp. 14 Miliar. Jika melihat di e-commerce online harga ruko di Jl. Panglima Polim Raya Jaksel tersebut jauh dibawah angka Rp. 55 Miliar yang diinginkan Titi Sumawijaya Empel.

“Saya pribadi melihat Titi Sumawijaya Empel mau “damai” tapi orientasinya ke dugaan pemerasan terhadap terlapor saudara Andrew Darwis,” ungkap Jack.

Lanjut ia menambahkan kami percaya pihak POLRI Profesional, Modern, Terpercaya dan bisa mengembangkan kasus dugaan penipuan yang baru dilaporkan Jack Boyd Lapian pada tanggal 1 Juni 2020 ke terlapor Titi Sumawijaya Empel.

“Kita berpegang pada hukum saja,” pungkas Jack.

Pos terkait