Tak Pakai Masker, 7 Pengunjung Disanksi Sosial Bersihkan Pasar Hipli

  • Whatsapp

WARTALIKA. id – Guna melaksanakan Pergub No.51 Tahun 2020 mengenai pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi DKI Jakarta, petugas Satpol PP Kelurahan Semanan melakukan monitoring dan pengawasan protokol kesehatan di Pasar Hipli, Jakarta Barat, Jumat (10/7).

Hasilnya, 7 warga terjaring sanksi kerja sosial lantaran tidak memakai masker. Sanksi yang diberikan pada para pelanggar PSBB itu adalah membersihkan jalan di area Pasar Hipli dengan sapu dan mengenakan rompi oranye bertuliskan Pelanggar PSBB.

Kasatpol PP Kelurahan Semanan Salem Surya Wanda mengatakan, kegiatan monitoring dan pengawasan protokol kesehatan ini dilakukan atas intruksi pimpinan. Sasarannya pedagang maupun pengunjung pasar hipli.

“Dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan tersebut, kita menjaring 7 pengunjung pasar yang tidak memakai masker. Mereka dikenakan sanksi kerja sosial, berupa menyapu di sekitaran pasar hipli. Kemudian didata secara tertulis ,” ujar Salem

Selain itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat maupun pedagang pasar agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Apalagi jika melakukan aktivitas diluar rumah untuk selalu mengenakan masker.

“Saya juga mengingatkan kepada para pedagang agar kiosnya selalu menyediakan Hand Sanitizer atau pencuci tangan,” imbuhnya.

Sementara itu staf pasar hipli Muhidin menuturkan, dengan adanya pengawasan dan monitoring protokol kesehatan yang dilakukan petugas Satpol PP Kelurahan Semanan memberikan aspresiasi. Hal ini tentunya untuk menghindari penyebaran virus tersebut, juga menjaga kesehatan bagi pedagang.

“Kita juga meminta agar para pedagang  untuk selalu mengenakan masker dan menyediakan pembersih tangan. Kami berharap warga semakin patuh karena ini demi pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Muhidin.

  • Whatsapp

Pos terkait