Pemprov DKI Bersama 4 Lembaga Zakat Kolaborasi Program Kurban 2020

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Lembaga Zakat, yaitu BAZNAS BAZIS DKI, Yayasan Aksi Cepat Tanggap, Rumah Zakat, dan Yayasan Pos Keadilan Peduli Umat Human Initiative dalam melaksanaan program Kurban Idul Adha 1441 Hijriah/Tahun 2020.

Hal ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu di Jakarta.

Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh para Walikota dan Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI DKI Jakarta, Amirudin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2020).

Daging kurban nantinya diperuntukkan bagi masyarakat Jakarta kurang mampu di sejumlah Rukun Warga (RW) dengan menerapkan protokol kesehatan.

Wakil Gubernur Provinisi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pada Hari Raya Idul Adha dan pemotongan hewan kurban tahun ini berbeda dengan sebelumnya, karena dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19. Sehingga perlu dilakukan penerapan protokol kesehatan dan mengutamakan keselamatan warga.

Dia berharap pelaksanaan pembagian daging kurban pada masyarakat dilingkungan padat penduduk dan kurang mampu, serta zona kendali ketat, dapat dilaksanakan dengan berkoordinasi bersama Kelurahan, RW dan RT setempat, sehingga dapat distribusikan tepat sasaran dengan mendatangi warga.

“Sehingga program kurban tahun ini dapat berlangsung aman sesuai tuntunan agama Islam, sekaligus meminimalisir risiko akibat terjadinya kerumunan warga di lokasi pemotongan hewan kurban,” ujar Ariza.

Untuk itu menurut dia, pemotongan hewan kurban dilakukan di rumah potong hewan (RPH) sesuai protokol kesehatan Covid-19. Hasil pemotongan hewan kurban akan didistribusikan kepada warga Jakarta yang kurang mampu di sejumlah lingkungan RW padat penduduk dengan kategori berat dan sedang.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, dan bersinergi bersama dalam proses penyelenggaraan pelaksanaan Program Kurban 1441 H/2020 Masehi. Semoga Iduladha tahun ini memberikan keberkahan, saling menjaga dengan makna mendekatkan yang lebih pada yang kurang, yang bisa pada yang tidak bisa, serta menjaga dari penyebaran wabah Covid-19,” pungkasnya.

  • Whatsapp

Pos terkait