Bangun Jakarta, Wagub DKI Ajak Serikat Pekerja Kolaborasi

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menggelar pertemuan bersama Dewan Pengurus Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) DKI Jakarta di Balai Kota, Jumat (7/8/2020).

Hal ini dilakukan untuk mengajak serikat buruh untuk terlibat ke dalam program Pemprov DKI. Menurut Ariza, serikat pekerja adalah bagian penting dalam rangka memastikan tujuan pembangunan tercapai dengan baik.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut Ariza didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Disnakertrans) dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah.

“Terima kasih. Mari kita tingkatkan koordinasi selama ini baik dari unsur Pekerja Metal maupun pekerja lainnya. Silahkan bisa langsung koordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan terlibat aktif dengan program yang ada dan kami membutuhkan masukan baik langsung maupun tidak langsung,” ujar Ariza.

Sementara itu, Andri Yansyah menambahkan sejauh ini pihaknya telah merancang beberapa program dalam rangka peningkatan kesejahteraan serikat pekerja.

“Kita sudah merancang Jakpreneur. Untuk yang sudah dilatih, kita akan tingkatkan ke pelatihan e-order. Jadi semua kegiatan yang ada di Disnakertrans dan Energi, seharusnya bisa langsung pesan semua makanannya dari serikat pekerja yang sudah kita latih di Jakpreneur ini. Namun karena COVID-19, semua terhambat dan ditunda dulu semua kegiatan,” kata Andri.

Di sisi lain, Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta bersama FSPMI juga telah merintis hadirnya Koperasi Metal Maju Bersama (KMMB) yang telah diluncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Agustus 2019 silam.

“Kami saat ini sedang menyusun program untuk tahun 2021. Setiap program yang kami susun, dipastikan melibatkan Tim P3KP, yaitu tim Percepatan Pengembangan Program Kesejahteraan Pekerja. Ke depan kalau situasi COVID-19 sudah terkendali kami akan intensif lagi lakukan peningkatkan kesejahteraan para pekerja,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah meluncurkan Program Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) sejak Februari 2018. Adapun Disnakertrans dan Energi DKI menargetkan pada tahun 2020 terdistribusi sebanyak 23 ribu KPJ untuk para pekerja di Jakarta.

“Untuk hal-hal yang sifatnya membantu langsung ke pekerja tidak dihilangkan, tidak terganggu karena pengurangan anggaran dampak COVID-19,” tutup Andri.

Pos terkait