JakLapor Bantu Warga Awasi Pelaksanaan PSBB di Jakarta

  • Whatsapp
Ketua Koordinatoriat PWI Jakbar Kornelius Naibaho

WARTALIKA.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil kebijakan rem darurat atau Emergency Brake Policy untuk menekan angka penyebaran pandemi Covid-19 di Ibu Kota. Pada 14 September 2020, aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali ditetapkan untuk dua minggu ke depan di wilayah DKI Jakarta.

Keputusan ini diambil berdasarkan peningkatan jumlah pasien positif yang terjadi selama pemberlakuan PSBB masa transisi.

Baca Juga :

Dalam rangka memastikan kebijakan PSBB berjalan efektif, dibutuhkan pengawasan yang ketat dan menyeluruh. Masyarakat Jakarta dapat berpartisipasi secara aktif dalam pengawasan tersebut, dengan melaporkan pelanggaran yang ditemui selama penetapan PSBB.

Untuk menerima laporan yang dibuat oleh warga, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan beragam kanal aduan yang terintegrasi dalam sistem terpusat Cepat Respon Masyarakat (CRM). Salah satunya adalah aplikasi JAKI atau Jakarta Kini yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat Jakarta.

JAKI Sebagai Kanal Partisipasi Pengawasan PSBB. “Melalui aplikasi JAKI, masyarakat dapat dengan mudah melaporkan pelanggaran PSBB di Jakarta hanya melalui genggaman tangan. Pengguna juga bisa memantau progres penyelesaian dari laporan tersebut secara real-time sehingga ada pengawasan bersama.” ujar Kepala BLUD Jakarta Smart City Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Yudhistira Nugraha, Rabu (16/9).

Dengan aplikasi JAKI, mekanisme pelaporan dilakukan melalui JakLapor.

JakLapor membantu meningkatkan kinerja petugas, khususnya yang berkaitan dengan penegakan protokol pencegahan Covid-19.

“Upaya penanganan serta penuntasan masalah pandemi Covid-19 di Jakarta menuntut partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, JakLapor hadir sebagai pilihan ideal dalam mewujudkan kolaborasi yang berkelanjutan antara warga dan pemerintah,” kata Yudhistira.

Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat menciptakan sebuah ekosistem pengawasan berbasis kerakyatan yang dapat membangun kewaspadaan serta kesadaran bersama untuk mematuhi aturan-aturan yang berlaku selama PSBB.

“Dengan pemanfaatan fitur JakLapor secara maksimal, diharapkan hal ini juga dapat berdampak pada pemutusan rantai wabah Corona dan mewujudkan kembali Jakarta yang sehat, aman, serta produktif,” jelasnya.

Pos terkait