Momen Libur Panjang, Penumpang KA Jarak Jauh dari Jakarta Melonjak

  • Whatsapp

WARTALIKA.id- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat data penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) pada Rabu tanggal 28 Oktober 2020 menunjukan angka tertinggi untuk keberangkatan menjelang momen libur panjang.

Sebanyak 9.696 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Gambir, Pasar Senen dan Jakarta Kota pada hari ini, dari 9.748 tempat duduk yang disediakan.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan oleh Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangan tertulis kepada WARTALIKA.id, pada Rabu (28/10/2020).

Ia menjelaskan, angka ini masih akan bertambah mengingat penjualan tiket dilakukan secara online dan go show sebelum 3 jam keberangkatan KA.

“Adapun ketersediaan jumlah tempat duduk yang disiapkan tetap dibatasi dengan kapasitas maksimal hanya 70 persen dari total kapasitas keseluruhan. Hal ini dilakukan agar penjagaan jarak fisik antar penumpang di kereta untuk protokol kesehatan tetap dapat diterapkan,” ujar Eva.

Dia juga mengatakan, dengan adanya peningkatan penumpang KA tersebut. PT KAI Daop 1 Jakarta juga mengoperasikan KA tambahan secara bertahap hingga 27 KA per hari mulai tanggal 27 Okt s.d 1 Nov 2020 dengan pemberangkatan 12 KA dari Stasiun Gambir, 13 KA dari Stasiun Pasar Senen dan 2 KA dari Stasiun Jakarta Kota.

Bertambahnya penumpang KA jelang libur panjang juga berdampak pada padatnya antrian rapid tes di stasiun.

“Tercatat pada Selasa 27 Oktober 2012 layanan rapid di Stasiun Pasar Senen dan Gambir melayani hingga sekitar 2.000 calon penumpang yang melakukan tes rapid,” bebernya.

Untuk menghindari keterlambatan atau tertinggal KA, dia juga menghimbau bagi calon penumpang agar melakukan rapid tes H-1 sebelum jadwal keberangkatan bagi calon penumpang yang ingin memanfaatkan layanan rapid tes di stasiun.

Calon penumpang diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatannya dan menyiapkan rentang waktu yang cukup jika tetap akan melakukan rapid tes pada hari yang sama dengan hari keberangkatan, tidak disarankan datang 3 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari resiko tertinggal KA mengingat antrian Rapid Tes di Stasiun cukup padat.

“Rapid tes bagi calon penumpang KA tidak harus dilakukan di stasiun namun dapat juga dilakukan di klinik-klinik terdekat yang menyediakan fasilitas rapid tes,” imbuhnya.

Di area Daop 1 Jakarta layanan rapid tes bagi calon penumpang dilayani di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen dengan jam operasional pukul 07.00 WIB s.d 19.00 WIB serta biaya sebesar Rp85.000.

Selanjutnya, calon penumpang KA yang ingin melakukan rapid tes di stasiun harus memiliki kode booking tiket KAJJ yang telah terbayar lunas.

Bagi calon penumpang yang kedapatan reaktif saat rapid tes tidak diperkenankan melakukan perjalanan KA dan tiket akan dilakukan pengembalian bea 100% diluar bea pesan serta disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

“Peningkatan volume pengguna jasa KA juga diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di Stasiun dan di atas KA,” ucap Eva.

Kemudian penumpang yang akan berangkat diwajibkan melampirkan hasil tes rapid atau pcr dan pengukuran suhu tubuh, jika terdapat calon penumpang dengan suhu tubuh diatas 37,3 derajat maka tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan dikembalikan sepenuhnya.

Pos terkait