Kawasan Semanan dan Rawa Buaya Jadi Contoh Kampung Siaga Bencana

  • Whatsapp

WARTAKIKA.id – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat mengusulkan wilayah Kelurahan Semanan dan Rawa Buaya menjadi percontohan kampung siaga bencana

Dua kampung percontohan ini nantinya akan dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai dalam penanggulangan bencana.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengatakan wilayah Kelurahan Semanan dan Rawa Buaya ini akan dijadikan kampung percontohan penanggulangan bencana. Ini bisa menjadi model dan bisa memberikan contoh pada lingkungan wilayah lainnya di Jakarta Barat.

“Dua wilayah itu bisa dijadikan contoh. Ada apa saja di kampung tersebut. Apa saja yang mesti dilengkapi,” ujar Uus, Jumat (20/11/2020) sore.

Menurut Uus, pihaknya akan membahas lebih mendalam terkait program percontohan kampung siaga bencana dengan fokus utama adalah kawasan yang berpotensi terjadi genangan atau banjir.

Kampung percontohan ini berbeda dengan kampung siaga bencana yang menjadi program Sudin Sosial Jakarta Barat.

Pembahasan program percontohan kampung siaga bencana ini melibatkan instansi terkait dengan penanggulangan bencana.

“Tolong kerjasama dan koordinasi pada instansi terkait dalam menghadapi musim penghujan. Saya minta camat dan lurah jangan segan-segan melaporkan kepada instansi tersebut bilamana ada hal-hal penting yang harus segera diselesaikan,” kata Uus.

Ia juga menyampaikan sejumlah langkah yang dilakukan Pemkot Jakbar dalam menangani genangan seperti pembuatan embung di Semanan dan Tegal Alur, juga pembuatan pintu air di wilayah Kelurahan Rawa Buaya.

“Pembangunan embung di Tegal Alur pelaksanaanya baru tahap 40%, sedangkan proses pengerjaan pintu air baru tahap 75%. Mengingat tingginya intentitas curah hujan, gubernur DKI Jakarta minta segera dituntaskan,” terangnya.

Lebih lanjut, Uus menyampaikan, bahwa Gubernur DKI Jakarta pernah menginstruksikan pimpinan wilayah untuk fokus menangani genangan atau banjir di Semanan dan Tegal Alur.

“Saya minta semua jajaran yang terkait dengan penanggulangan bencana untuk benar-benar mempersiapkan diri menghadapi musim penghujan.” tuturnya.

Persiapan dalam menghadapi musim penghujan antara lain kesiapan petugas dan sarana prasarana pada posko bencana, terutama pada wilayah kelurahan yang rawan genangan atau banjir.

Pos terkait