Aktivis Palm Is Not My ID Gelar Aksi Protes di Depan Kantor ICAO Paris

  • Whatsapp
Aktivis Palm Is Not My ID Gelar Aksi Protes di Depan Kantor ICAO Paris
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.idTanggal 19 September 2019, Aktivis Palm Is Not My ID (PinmID) melakukan aksi protes di depan kantor ICAO Paris, Organisasi Penerbangan Internasional di Paris.

Aksi protes tersebut adalah usaha untuk memberitahukan ICAO secara khusus mengenai kehancuran akan gagasan CORSIA sebelum Sidang Majelis ICAO ke 40 pada tanggal 24 September 2019 dimana 193 negara anggota akan membahas kelanjutan gagasan CORSIA.

Bacaan Lainnya

Penerbangan yang pesat menjadi kontributor terbesar pada bencana minyak sawit. Gagasan CORSIA di ICAO menyetujui dan mempunyai tujuan untuk meningkatkan penggunaan minyak sawit pada bahan bakar biofuel untuk penerbangan hingga 285 milyar ton di tahun 2050.

Kepala ICAO di Paris mengakui untuk menurunkan standar CORSIA (Skema Pengimbangan dan Pengurangan Karbon untuk Penerbangan Internasional), Janji untuk mengurangi penggunaan Biofuel (Bahan Bakar Hayati)

Untuk memenuhi kebutuhan ini, Indonesia telah meningkatkan produksinya secara eksponensial, dimana Indonesia menjadi produsen minyak sawit terbesar. Secara sistematis hutan-hutan digunduli dengan laju yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan perkebunan kelapa sawit rata-rata dihancurkan setiap tahun untuk menumbuhkan lebih banyak lagi kelapa sawit. Dorongan untuk bahan bakar penerbangan berbasis minyak kelapa sawit ini telah membawa rasa sakit dan penderitaan yang lebih besar bagi satwa liar, orang-orang dan lingkungan.

Saat unjuk rasa berlangsung, Ms. Silvia Gehrer selaku Direktur Kantor Regional Eropa dan Atlantik Utara (EUR/NAT), mengungkapkan apresiasi terhadap unjuk raja PinmID dan menyetujui kekhawatiran kami terhadap CORSIA. Ms. Gehrer juga mengakui rendahnya standar CORSIA dan berjanji untuk mengurangi penggunaan biofuel. Dan ia menambahkan bahwa ia akan mendorong untuk membuat kebijakan yang baru dan lebih baik.

Aktivis Palm Is Not My ID Gelar Aksi Protes di Depan Kantor ICAO ParisPinmID berbesar hati karena ICAO telah mengakui perjuangan kami dan upaya yang kami lakukan sejauh ini telah memberikan dampak. Kami akan terus melanjutkan untuk menyerukan ICAO dan negara-negara anggota lainnya untuk berhenti melegitimasi kerusakan alam yang disengaja dan bekerjasama sama dengan Indonesia untuk meningkatkan produksi minyak sawit yang ditujukan bagi biofuel atau bahan bakar penerbangan. [PR]

Pos terkait