Pemerintah Tanggap, Beri Bantuan Korban Kerusuhan Wamena

  • Whatsapp
Pemerintah Tanggap, Beri Bantuan Korban Kerusuhan Wamena
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan senilai Rp 3,89 miliar untuk korban bencana sosial kerusuhan di Wamena, Papua.

“Dalam rangka penanganan penyintas pasca kerusuhan di Wamena, Kemensos memberikan layanan pemenuhan kebutuhan dasar berupa bantuan logistik bagi kelompok rentan serta pemulihan usaha ekonomi warga,” kata Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (29/09/2019).

Bacaan Lainnya

Dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/9/2019) Kemensos menjelaskan, bantuan yang diberikan dalam bentuk penguatan dapur umum untuk 5.000 jiwa, dan 1.500 paket perlengkapan pakaian anak. Kemudian 1.500 paket perlengkapan pakaian pria, 1.500 paket perlengkapan pakaian wanita, 2.500 matras, 1.500 tenda gulung atau terpal, 2.500 selimut, dan 100 unit Bantuan Usaha Ekonomi Produktif.

“Atas nama pemerintah saya menyampaikan berduka cita sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban dalam peristiwa kerusuhan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran,” ucap Mensos.

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua telah menyalurkan bantuan sebanyak 30 ton beras kepada korban kerusuhan Wamena di Kabupaten Jayawijaya.

Sekda Lanny Jaya Christian Sohilait saat ditemui di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu, mengatakan beras itu diberikan kepada warga Lanny Jaya yang ada di Jayawijaya.

“Kita sudah keluarkan beras hampir 30 ton untuk membantu masyarakat yang ada di pinggiran ini. dan kita mengimbau mereka untuk tetap berada di Jayawijaya,” katanya.

Sementara, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Jayawijaya, Jhon R Banua, di Wamena, Jayawijaya, Senin (30/09/2019).

“Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, kami menyerahkan bantuan Rp1 miliar sebagai solidaritas sesama untuk saling membantu,” katanya.

Pada kunjungan itu, Wagub dan Sekda Provinsi Sulsel langsung meninjau warga asal Sulawesi di pengungsian. Ia mengajak warga Sulsel di Kabupaten Jayawijaya, Papua, membantu pemerintah setempat untuk memulihkan wilayah itu.

“Kita sudah lakukan pendataan, dan kita akan kembali secepatnya untuk melakukan koordinasi terkait apa yang dibutuhkan. Tentu, perhatian kita tidak berhenti sampai Wamena kembali pulih,” katanya.

Pewarta : RK

Pos terkait