Terdampak Covid-19, Anak-anak Dapat Bantuan Sembako

  • Whatsapp

WARTALIKA. id – Guna meringankan beban dan derita akibat dampak wabah Covid-19, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) bersama Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan & Anak (TRC PPA) menyalurkan 100 paket bantuan sembako kepada anak-anak buruh yang di rumahkan yang tergabung dalam Gerakan Sosial Buruh Indonesia (GSBI) di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2020).

Selain itu, bantuan sembako juga diberikan kepada anak-anak keluarga tidak mampu dikawasan Cengkareng, Jakarta Barat dan di Depok, Jawa Barat.

Penyaluran bantuan ini sekaligus dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2020.

Pada kesempatan itu turut hadir Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait, Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan & Anak (TRC PPA) Indonesia Jeny Claudya Lumowa atau yang akrab di sapa Bunda Noumi, Dewan Konsultatif dan Pengawas Komnas Anak Roestin Ilyas dan Sekjen Komnas PA Dhanang Sasongko.

Arist menghimbau masyarakat anggota Serikat Buruh GSBI yang dirumahkan akibat Covid-19, maupun masyarakat padat penduduk kurang mampu untuk tidak melakukan tindak kekerasan terhadap anak dalam bentuk apapun.

Covid-19 melanda di negeri ini tentunya berdampak pada perekonomian masyarakat, dengan demikian akan berdampak pula pada anak – anak

“Jangan anak menjadi korban kekerasan. Kewajiban kita sebagai orangtua wajib menjaga anak sebab anak mempunyai hak asasi dalam kehidupan dan patut dilindungi,” ujar Arist kepada wartalika.id, Sabtu (4/7/2020).

Untuk itu Komnas PA, terus berupaya mengantisipasi kekerasan terhadap anak.

Sementara Dewan Konsultatif dan Pengawas Komnas Anak Roestin Illyas bersama Sekjen Komnas PA Dhanang Sasongko mengajak masyarakat mari bersama- sama melindungi dan menjaga anak. Jangan sampai anak menjadi pelampiasaan kemarahan orangtua.

“Biarlah anak tumbuh dan berkembang dengan baik. Jaga dan lindungi anak dari segala bentuk kekerasan, sekalipun dalam situasi Covid- 19,” harap Roestin.

Dikesempatan yang sama, Bunda Noumi menambahkan dalam memasuki New Normal ini, sebaiknya peran para orang tua juga tetap waspada, awasi saat anak – anak bermain.

“Bermain dengan siapa dan dimana, mengingat kejahatan terhadap anak kapan saja bisa terjadi,” pungkasnya.

  • Whatsapp

Pos terkait