Samuel F Silaen : Kasus Djoko Tjandra Siapa Lempar Tanggung Jawab?

  • Whatsapp
Pilkada 2020 Samuel F. Silaen
Foto : Samuel F. Silaen

WARTALIKA.id  – Kini muncul polemik saling lempar tanggung- jawab sesama lembaga penegak hukum, masalah ini makin heboh karena menyeruak kepublik terkait kasus lolosnya buronan pengusaha Djoko Tjandra.

“Djoko dinilai bisa bebas keluar masuk Indonesia dengan status buronannya. Ini bukan tuduhan fiktif tapi bukti “Kesaktian Djoko Tjandra” selama ini. Ternyata dibantu oleh oknum aparat penegak hukum,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (LAKSAMANA), Samuel F. Silaen kepada Wartawan di Jakarta. Sabtu (25/7).

Lanjutnya, heboh dan viral kasus Djoko Tjandra kembali menyeruak ke publik setelah ditemukan jejak buronan itu pada 8 Juni 2020. Djoko Tjandra diketahui merupakan buronan kasus pengalihan hak tagih utang Bank Bali.

“Djoko Tjandra ternyata dilindungi oleh oknum-oknum yang punya kuasa dilingkaran penegak hukum. Jika tidak begitu mana mungkin dia bebas kesana kemari melenggang kangkung. Ini kasus sangat menampar wajah para lembaga penegak hukum,” imbuhnya.

Institusi penegak hukum polisi, kejagung dan kementerian hukum dan ham dkk, sekarang ramai-ramai cuci tangan atas terkuaknya kasus buronan Djoko Tjandra yang bebas masuk wilayah hukum Indonesia.

“Saling buang badan jadi kebiasaan penjabat negeri ini,” ungkap pengamat politik itu.

“Seorang Djoko Tjandra bisa buron sampai sekarang tak dapat ditangkap oleh penegak hukum, jadi pertanyaan besar publik. Teroris yang terorganisir saja dapat dibongkar dan ditangkap Polisi. Namun tidak dengan seorang yang bernama Djoko Tjandra. Ada apa?,” tanya Silaen serius, alumni LEMHANAS Pemuda 2009 itu.

Siapa yang harus disalahkan atas kasus bebasnya Djoko Tjandra selama ini. Institusi Menkumham, Polisi atau Kejagung kah??? Dimana letak kegagalan aparat hukum didalam menjalankan tugas dan tanggung-jawabnya?.

Mata publik tertuju kepada aparat Kepolisian RI, Kejagung RI dan Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia. Atas lolosnya buronan kasus bank Bali Djoko Tjandra selama ini.

“Harusnya ini tak boleh terjadi tapi apalah hendak dikata faktanya sudah terbukti, ini mungkin saja sebuah kelalaian yang sistematis rapih tapi takdir berkata lain,” tutur aktivis organisasi kepemudaan ini.

“Lembaga penegak hukum diduga keras bermain mata selama Djoko Tjandra buron, ini tak terelakkan, pasti karena ada apa-apanyalah. Begitulah asumsi publik, jika tidak karena ada apa-apanya ‘moso’ Jenderal Polisi aktif mau membekingi Djoko Tjandra dengan mempertaruhkan jabatannya untuk mengawal Djoko Tjandra kesana-kemari, “tandas silaen.

Editor : Drey

  • Whatsapp

Pos terkait