Alamak, Seorang Bocah Dicekoki Miras Oleh Dua Pemuda Hingga Teler

  • Whatsapp

WARTALIKA.d – Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua pemuda mencekoki minuman keras (miras) kepada seorang bocah berusia 3 tahun sampai teler sempoyongan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan mendapat perhatian serius dari Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak  (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait.

Atas kejadian itu, polisi sudah menangkap kedua pemuda berinisial FE (20) dan RFH (19) pada Minggu 23 Agustus 2020.

Baca Juga :

“Saya apresiasi gerak cepat Polres Luwu Timur yang sudah menangkap pelaku,” ujar Arist dalam keterangannya di Jakarta, Senin (24/8/2020) malam

Komnas PA juga meminta Pemerintah daerah Luwu Timur untuk memberikan bantuan medis total dan dukungan sosial kepada korban berupa pemulihan dan rehabilitasi sosial anak.

Selain itu, demi kepentingan dan keadilan bagi korban, Komnas PA berharap Polres Luwu Timur menerapkan ketentuan pasal tindak pidana kekerasan terhadap anak yang diatur dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor : 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak junto KUHP pidana dengan ancaman diatas 5 tahun pidana penjara dan maksimal 15 tahun penjara.

“Ketentuan pasal ini patut dikenakan, karena kedua pelaku ini dengan sengaja merusak kesehatan dan masa depan korban yang semestinya mendapatkan perlindungan dari orang dewasa bukan malah justru menghancurkan,’ kata Arist.

Untuk itu, Komnas Perlindungan Anak menegaskan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kejahatan yang dilakukan kedua pemuda ini terhadap anak yang sesungguhnya membutuhkan pertolongan dan perlindungan.

“Maka dari itu dalam situasi seperti inilah kesempatan pemerintah daerah untuk melakukan pengendalian dan peredaran miras di Sulawesi Selatan khususnya di Luwu Timur yang nyata-nyata telah menjadi “Triger” untuk melakukan pelanggaran- pelanggaran terhadap hak anak,” ujar Arist.

Sebelumnya diberitakan, setelah video tersebut viral, polisi meringkus kedua tersangka.

Dalam kejadian itu, tersangka FR berperan memberikan miras kepada bocah tersebut. Sementara RH yang merekam menggunakan ponsel.Setelah itu mereka mengunggahnya di salah satu grup Facebook hingga menjadi viral.

Dalam video yang viral itu korban terlihat sempat sempoyongan, terjatuh, dan kepalanya terbentur balok kayu.

Kini korban dilakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Hal itu untuk mengetahui efek kesehatan yang ditimbulkan setelah menenggak miras yang diberikan pelaku.

 

Pos terkait