Jadi Pembicara di Webinar Internasional, Kepala Bappenas

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menjadi pembicara dalam seminar online internasional atau webinar dengan tema INTERNATIONAL PERSPECTIVES ON BUILDING BACK BETTER TOWARDS A LOW CARBON AND RESILIENT FUTURE ; “BUILDING BACK A BETTER GREEN AND RESILIENT RECOVERY WITH LOW CARBON DEVELOPMENT”, Rabu(26/8/2020).

Turut ambil bagian dalam webinar kali ini antara lain, Mari Elka Pangestu selaku Managing Director of Development Policy and Partnership The World Bank, Lord Zac Goldsmith selaku Minister of State for the Pacific and the Environment, Foreign, and Commonwealth Office, The United Kingdom dan beberapa panelis lainnya yang berasal dari Inggris dan Amerika Serikat.

Baca Juga :

Dalam kesempatan ini, Menteri Suharso Monoarfa selaku perwakilan Pemerintah Indonesia mengungkapkan bahwa penyebaran pandemi COVID-19 telah memberikan dampak sistemik pada ekonomi dan kehidupan sosial di Indonesia.

“Saat ini, Pemerintah Indonesia dan pembuat kebijakan di seluruh dunia fokus pada perlindungan kesehatan masyarakat, mencegah ekonomi jatuh ke dalam jurang resesi, dan membantu mata pencaharian dan bisnis yang rentan,” kata Menteri Suharso.

Kepala Bappenas juga menambahkan, saat ini Pemerintah Indonesia telah menempuh berbagai macam cara termasuk dengan mengalokasikan Rp 356,5 triliun (US$ 24 miliar) untuk percepatan program pemulihan ekonomi nasional dalam APBN 2021 menyusul berbagai stimulus ekonomi yang telah diluncurkan pada tahun 2020 sebagai respons terhadap pandemi Covid-19.

Namun Menteri Suharso juga mengungkapkan, apabila rencana stimulus yang sangat besar ini akan memiliki konsekuensi dari peningkatan emisi CO2. Untuk itu Suharso menyebut, kita harus melakukan segala daya untuk membangun kembali masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan dengan memasukkan pembangunan rendah karbon sebagai inti dari pemulihan.

Untuk itu, Menteri yang juga Politisi PPP ini menjelaskan tiga strategi kunci yang akan dilakukan Pemerintah Indonesia untuk membangun kembali lebih baik melalui pembangunan rendah karbon. Pertama, Pemerintah Indonesia akan mengembangkan dan mengintegrasikan rencana pemulihan COVID-19 ke dalam dokumen perencanaan pembangunan nasional. Kedua, strategi rendah karbon akan dimasukkan sebagai bagian integral dari paket stimulus untuk pemulihan ekonomi. Ketiga, membangun ketahanan untuk mengantisipasi guncangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di masa depan.

“Penting bagi kami untuk mengembangkan kemampuan mengantisipasi, memulihkan, dan beradaptasi dengan ancaman yang tidak terduga. Dengan demikian, kualitas udara, air dan sanitasi yang lebih baik, pengelolaan limbah, serta upaya pengamanan keanekaragaman hayati dengan berinvestasi pada infrastruktur berkelanjutan di bidang energi terbarukan, pangan, air, kesehatan, dan sanitasi menjadi kunci untuk membangun ketahanan di masa depan,” tutup Menteri Suharso.

Follow:
Instagram Menteri PPN: @suharsomonoarfa
Twitter Menteri PPN: @Suharso_M
Fanpage Menteri PPN: Suharso Monoarfa

Pos terkait