BKMG Imbau Masyarakat Indonesia di Turki Waspadai Potensi Gempa Susulan

  • Whatsapp

WARTALIKA.id –Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Turki dan sekitarnya tetap mewaspadai potensi gempa susulan dalam beberapa pekan ke depan. Khususnya WNI yang berada di dekat lokasi sumber gempa, yaitu kota Izmir, Menderes, dan Menemen.

“Jauhi bangunan-bangunan yang sudah miring atau retak-retak, karena dapat berpotensi runtuh atau roboh akibat diguncang gempa susulan walaupun dengan kekuatan yang relatif kecil,” ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/10/2020).

Bacaan Lainnya

Ia juga meminta, masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya dan tetap mengikuti arahan dari otoritas setempat. WNI di Turki diimbau untuk mengakses http://www.bmkg.go.id

Berdasarkan hasil monitoring BMKG dan beberapa lembaga monitoring gempa bumi dunia bahwa hingga hari Sabtu 31 Oktober 2020 pukul 19.30 WIB, telah tercatat 36 kali gempa susulan. Dua di antaranya memiliki kekuatan Magnitudo (M) 5.

“Berdasarkan ciri dan karakteristik gempa akibat sesar dengan magnitudo gempa utama yang cukup besar selalu diikuti dengan rentetan gempa-gempa susulan,” bebernya.

Seperti diketahui, pada hari Jumat, 30 Oktober 2020 pukul 18.51.26 WIB wilayah Kepulauan Dodecanese, Yunani diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan Magnitudo (M) 7,1.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 37,89 LU dan 26,84 BT, berlokasi di laut pada jarak 17 km arah barat laut Samos, Yunani pada kedalaman 10 km,” sebut Rahmat.

Pos terkait