Kenali dan Pilih Caleg Berjiwa Sosial, Melayani Masyarakat Bukan untuk di Layani

  • Whatsapp
Foto : Toni. SH, MH
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Memasuki masa kampanye pemilu 2019, tuangkan hak suara anda di Tempat Pemilihan Suara (TPS) didaerah masing-masing. Pemilihan Presiden yang juga diadakan serempak dengan Pemilu 2019, akan dihelat pada Rabu 17 April 2019, pasti semua Masyarakat Indonesia sudah mengenal kandidat yang akan dipilih menjadi Presiden. Dan bahkan beberapa orang tahu sejarah hidup masing-masing pasangan calon Presiden nya, termasuk salah satunya adalah track record, pencapaian maupun juga kekurangan masing-masing kandidat calon Presiden.

Namun apakah ada yang sudah benar-benar mengenal semua calon legislatif di daerahmu? bila mengenal itu pun melalui stiker, spanduk di tepi jalan-jalan utama ataupun brosur yang ditempel ditembok-tembok. Karena itu, seharusnya kita sebagai pemilih caleg harus benar-benar mengetahui Caleg yang akan kita pilih yang benar-benar berjiwa sosial, mementingkan rakyat bukan untuk kepentingan pribadi. Hal pertama yang dibutuhkan sebelum memilih Calon Anggota Legislatif (Caleg), masyarakat harus betul-betul mengenal pribadi caleg tersebut.

Bacaan Lainnya

Advokat Toni. SH, MH, saat ditemui WARTALIKA.id dikantornya mengatakan lewat sosialisasi dari para calon, salah satu cara saya melihat caleg yang nantinya akan dipilih. “Dengan sosialisasi setidaknya potensi untuk menjadi wakil rakyat dari para caleg bisa diketahui masyarakat. Lewat sosialisasi, masyarakat bisa tahu caleg mana yang pantas menjadi wakil rakyat atau tidak,” ujar Toni pada WARTALIKA.id, Selasa (18/12/2018).

Selain itu, menurut Toni, caleg pun harus memiliki kecerdasan, kesantunan dalam bermasyarakat, maupun kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, semuanya itu harusnya terbentuk sebelum para calon maju menjadi caleg.

“Terpenting caleg itu betul-betul berkualitas agar bisa mensejahterakan masyarakatnya dengan program-program dan kebijakan yang membangun,” jelas Toni.

Foto : Ronal Sihotang SH, Caleg DPRD DKI Jakarta dari partai Golkar

Dijelaskannya, Wakil Rakyat itu memang harus punya kepedulian. Kepedulian seseorang bisa dilihat dari hal kecil. Jadi, kalau hal kecil saja tidak peduli, apalagi hal besar, sangat berat rasanya untuk peduli dan membantu masyarakat kalau tidak terbiasa peduli dengan orang lain.

“Ya, Bang Ronal Sihotang. S.H. ini adalah sosok yang peduli dengan orang, terlihat menghargai kepada setiap orang dan tak pernah membeda-bedakannya. Bang Ronal ingin berbuat banyak kepada warga masyarakat Jakarta. Oleh karenanya rasa kepeduliannya yang ia miliki akan ia aplikasikan dengan menjadi wakil rakyat agar bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak,” urai Toni menyanjung Ronal Sihotang SH Caleg DPRD DKI Jakarta Nomor 11 dari Partai Golkar.

Berangkat dari rasa peduli, kata Toni, Ia pun maju sebagai Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 9 nomor urut 11 dari Partai Golkar yang meliputi 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Cengkareng, Kecamatan Kalideres dan Kecamatan Tambora Jakarta Barat.

“Apalagi Bang Ronal mengetahui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2019 nanti Rp. 89 Triliun. Jika Wakil Rakyatnya tidak mempunyai rasa peduli kepada rakyatnya maka anggaran sebesar itu tidak akan sampai dan bermanfaat buat masyarakat.

Toni menegaskan, Motto Bang Ronal pun bagus andai ia duduk jadi wakil rakyat, yaitu, ia akan benar- benar melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. “Ini sikap yang memuliakan masyarakat. Luar biasa,”

“Jadi buat masyarakat Kecamatan Cengkareng, Kecamatan Kalideres dan Kecamatan Tambora, pilih lah wakil rakyat yang mempunyai rasa peduli kepada orang lain, kepada masyarakat. Selama 5 tahun saya berpartners sama Bang Ronal sebagai Pengacara. Ia baik, peduli dan suka membantu. Jadi saya recomended untuk dipilih di pemilu 2019 nanti,” tukasnya.

Pewarta : Sugeng

Pos terkait