Ternyata…! Calon Anggota KPU Lebak Diduga Tak Penuhi Syarat Psikologi

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Isu tak sedap mulai menyeruak dalam proses seleksi calon anggota KPU Lebak. Ternyata kasus ini sudah dilaporkan ke Ombudsman Perwakilan Banten dan tengah didalami.

Seperti yang dilansir dari media liputanbanten.co.id yang terbit, Jumat (4/1/2019) yang berjudul “Ombudsman Dalami Dugaan Maladministrasi Seleksi KPU Lebak”.

Pernyataan Ombudsman ini pun direspon oleh Bawaslu Banten yang menyatakan akan melakukan investigasi dan siap merekomendasikan hasilnya ke Bawaslu RI seperti yang diberitakan resonansi.id, edisi Sabtu (5/1/2019) dengan judul berita “Bawaslu Banten akan Investigasi Proses Seleksi KPU Lebak”.

Ternyata dugaan pelanggaran dalam proses seleksi calon anggota KPU Lebak ini cukup parah. WARTALIKA.id yang mendapatkan dokumen hasil pemeriksaan Tim Psikologi Universitas Indonesia dari salah seorang peserta seleksi yang tidak mau identitasnya dipublikasikan.

Dari dokumen tersebut diketahui hanya 9 (sembilan) orang yang dinyatakan lolos dengan status rekomendasi psikolog dipertimbangkan, sementara sisanya sebanyak 21 orang tidak disarankan oleh psikolog. Parahnya, dari sembilan nama tersebut hanya lima yang masuk 10 besar calon anggota KPU lebak, sisanya diambil dari nama-nama yang tidak direkomendasikan tersebut.

“Tidak direkomendasikan, tapi diloloskan. Ini Timsel sengaja memaksakan orang yang tak memenuhi syarat untuk memimpin KPU Lebak,” ujar sumber yang memberikan dokumen tersebut.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Masyarakat Lebak, Gunawan Ginting menilai bahwa isu negatif ini harus diklarifikasi dan diluruskan oleh pihak terkait.

“Pihak terkait harus menjelaskan dan meluruskan info ini. Lembaga KPU tak boleh jadi alat mainan sekelompok orang demi kepuasannya sendiri. Menurut saya, Bawaslu dan KPU RI harus menjelaskan dan meluruskannya,” ujar dia.

Pewarta : Anton

  • Whatsapp

Pos terkait