Presiden Jokowi Akan Hadiri Kongres II Projo

  • Whatsapp
Projo

WARTALIKA.id – Projo adalah kelompok relawan pendukung Jokowi akan menggelar Kongres II pada tanggal 7-8 Desember 2019 di Jiexpo Kemayoran Jakarta Pusat. Forum tertinggi organisasi tersebut akan menetukan arah Projo ke depan dalam mengawal pemerintah periode ke-2 Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dalam kongres tersebut, pihaknya akan menyatakan penolakan terhadap wacana penambahan periode masa jabatan presiden menjadi tiga kali. Agenda yang akan dibahas yakni pemilihan ketua umum untuk periode mendatang.

Baca Juga :

Sekjen Projo, Handoko mengatakan, kongres akan dihadiri oleh delegasi dari seluruh DPC dan DPD seluruh Indonesia. 20 ribu kader dan simpatisan dipastikan akan hadir. Presiden Joko Widodo sebagai Pembina Projo, juga direncanakan akan hadir dan memberikan arahan-arahan strategis kepada Projo. Projo akan menyusun program kerja 5 tahun kedepan, dan merumuskan sikap politik Projo.

“Kongres Projo diharapkan bisa menghasilkan keputusan penting yang akan menjadi arah bagi Projo dalam mengisi dan mengawal program pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Dia menilai pemerintahan sekarang harus melahirkan warisan yang baik,” ucap Handoko dalam jumpa pers saat bahas pra Kongres II Projo, di Kantor DPP Projo, Jaksel, Kamis (5/11)

Dia juga mengatakan Projo berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas demokrasi. “Sistem pemerintahan presidensial yang kita yakini sebagai faktor utama pembentukan pemerintahan yang kuat,” lanjut Handoko.

Terkait pemilihan Ketua Umum, kata Handoko menyebut sampai saat ini belum dapat dipastikan siapa saja yang masuk bursa. “Kondisi disebut masih sangat cair, dan dinamika bisa terus terjadi hingga kongres berlangsung,” ujar Handoko.

“Kalau ada yang mau mencalonkan silahkan. Kami tidak pada posisi menentukan, mengatur itu, tetapi kewajiban kami sebagai panitia adalah bagaimana memastikan kongres berjalan baik dan lancar,” imbuh Handoko.

Pada kesempatan yang sama, Steering Committee Kongres Projo Fredi Alex Damanik mengatakan, beberapa nama memang sudah mulai disuarakan oleh kader arus bawah untuk menjadi Ketua Umum. Seperti, Ketua Projo Budi Arie Setiyadi yang saat ini menjadi Wakil Menteri Desa. Kemudian Sekjen Projo Handoko, dan Ketua DPP Projo Panel Barus.

“Memang ada beberapa nama yang sudah ke permukaan dan termasuk pak Budi Arie sendiri sangat menguat juga yah,” ucap Fredi.

Lebih jauh dia memaparkan, semua nama yang mencuat memiliki hak yang sama untuk menjadi Ketua Umum. Nantinya mekanisme pemilihan akan dibahas dalam kongres melalui jalur demokratis.

Dalam kongres sendiri, Projo hanya akan memilih Ketua Umum. Sedangkan jabatan kepengurusan akan dipilih oleh Ketua Umum setelah terpilih.

Lanjut dia menyebut, adanya label sebagai Wakil Menteri Desa yang dijabat oleh Budi Arie tidak menjadi hambatan untuk dia kembali maju bursa ketua umum Projo. Pasalnya di dalam kabinet Jokowi pun banyak yang rangkap jabatan sebagai ketua umum partai.

“Beliau (Budi Arie) menjawab diplomatis saja, dia serahkan kepada teman-teman di DPC, DPD sih (soal pencalonannya),” tukas Fredi.

Pos terkait