Subsidi Gas Melon, Mulyanto PKS : Isu Ini Bisa Memicu Kelangkaan dan Kenaikan

  • Whatsapp
Gas Melon
Ilustrasi
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.idWakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Bidang Industri dan Pembangunan, menolak rencana Pemerintah mengubah skema penyaluran subsidi gas melon 3 kg dari subsidi melalui komoditas ke subsidi langsung ke rakyat.

Pasalnya, menurut Mulyanto, saat ini Pemerintah tidak punya data valid mengenai jumlah dan sebaran rakyat miskin calon penerima subsidi gas melon langsung. Sehingga penyaluran subsidi langsung kepada rakyat besar kemungkinan akan bermasalah.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pengalaman penyaluran bansos terkait covid secara by name, by adress memperlihatkan lemahnya data rakyat miskin di Indonesia.

Mulyanto meminta harusnya pengalaman tidak baik ini menjadi pertimbangan dalam memutuskan model dan skema pemberian subsidi gas melon langsung.

“Dalam penyaluran bansos Covid kemarin saja masih banyak masalah yang ditemukan. Ada warga yang dapat ganda, ada PNS yang dapat, ada orang yang status ekonomi menengah ke atas yang tinggal di dalam perumahan lumayan besar juga dapat, sementara masyarakat yang berhak malah tidak dapat. Ini semua harus menjadi perhatian,” tegas anggota Komisi VII DPR RI.

Mulyanto menyarankan, sebelum memberlakukan sistem penyaluran subsidi gas melon langsung ke rakyat, Pemerintah harus memperbaiki dan memutakhirkan dulu data rakyat miskin.

Sediakan data valid tentang jumlah pedagang kecil, industri mikro rumah tangga, nelayan dan segmen pengguna kecil lain terlebih dahulu. Jika semua sudah siap baru kebijakan subsidi gas melon tersebut diuji-coba secara terbatas dan bertahap.

“Secara teoritis transformasi model subsidi dari “komoditas” ke “orang” memang sepertinya lebih baik, namun yang jadi masalah adalah soal operasionalisasinya di lapangan, terutama kesiapan data rakyat miskin dan pedagang kecil, usaha mikro, dll,” imbuh Mulyanto.

Mulyanto menambahkan Pemerintah sebaiknya jangan terburu-buru melempar wacana ini ke publik, karena pengalaman sebelumnya memperlihatkan, bahwa isu ini dapat memicu kelangkaan dan kenaikan gas melon 3 kg di pasar.

“Kasihan masyarakat yang tengah menderita pandemi Corona dan butuh gas melon untuk masak di rumah, kalau terjadi hal yang terakhir ini,” tandas legislator dari daerah pemilihan Banten III ini.

Pos terkait