Wali Kota Ternate Resmikan Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa

  • Whatsapp
Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa

WARTALIKA.id  – Peresmian Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa di buka oleh Walikota Ternate Dr. Burhan Abdurahman pada pukul 02.00 Wit di Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Kota Ternate Utara. Rabu (27/3/2019) kemarin.

Sebelumnya Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa sudah di resmikan secara simbolis oleh Presiden Jokowi pada tanggal 12 Maret 2019 di Tenggerang Selatan.

Baca Juga :

Pada kesempatan Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa, Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman menegaskan, pasar rakyat yang sudah dibangun di Kota Ternate ini akan di tata dengan baik sehingga masyarakat lebih nyaman datang berbelanja. “Ada pasar yang akan kita tata sehingga pasar itu bukan hanya menjadi pusat belanja saja, namun dia dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan nyaman,” kata orang nomor satu di Kota Ternate ini.

Setelah Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa, kata dia nanti kita akan fungsikan pasar itu dengan ciri khas tersendiri, baik itu kebersihannya, maupun pelayanan di pasar.

“Pada sore ini satu sarana pemberdayaan diresmikan lagi dan ini akan dimanfaatkan oleh masyarakat kota Ternate baik oleh para penjual maupun masyarakat yang berada disekitar Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa”.

Lebih jauh dikatakan, kita tahu bersama bahwa kota ternate kota jasa atau kota perdagangan karena itu fasilitas-fasilitas menunjang jasa dan perdagangan ini jadi kewajiban pemerintah untuk menyiapkannya. Dari waktu ke waktu melalui program pemerintah kota melalui dinas perindag dalam hal ini kementerian perindustrian dan perdagangan yang bisa menyelesaikan beberapa kebutuhan masyarakat kota ternate dengan adanya Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa ini.

“Melalui pembangunan pasar yang kita semua tahu bahwa pasar, baik pasar inpres higgenies, pasar ikan, pasar dufa dufa, pasar bastiong, dan pasar sasa itu adalah sarana sarana penunjang pendukung kelancaran perdagangan jasa dan perdagangan kota ternate,” ungkap Burhan.

“Oleh itu kami resmikan satu sarana perdagangan yang cukup presentatif dibagian utara kota ternate yaitu Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa,” imbuhnya.

Mudah-mudahan, lanjutnya dengan hadirnya Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa ini membawa nilai tambah memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat baik penjual yang ada disini maupun masyarakat demi mempermudah memenuhi berbagai kebutuhan.

Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa yang dibangun dengan menggunakan anggaran senilai Rp 11 Miliar satu pasar dufa dufa dan pasar rempah rempah kota baru. “Pasar rempah ini dibangun karena dunia ini tahu bahwa maluku utara adalah perdagangan rempah-rempah di massa lalu yang sangat di minati bangsa eropa. Olehnya itu kami terinspirasi dan mengingat sejarah pusat rempah-rempah, maka kami bangun pasar rempah-rempah yang didukung oleh DPRD. Dan semua transaksi rempah-rempah akan dipindahkan di pasar rempah rempah baik pala, kopra, cengki, manisan, dan sirup pala semua akan di pindahkan,” terang Burhan.

Olehnya itu kami berikan apresiasi kepada kepala dinas perindustrian dan perdagangan untuk menjamin keberlangsungan transaksi baik itu pedagangnya maupun pemerintahnya. “Sementara yang bisa menempati Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa harus memiliki kartu identitas jadi bisa terkontrol pedagang yang ada dipasar. Kemudian petugas menagih, mengawasi kebersihan dan lain-lain harus ada id card atau tanda pengenalnya jika yang lain tidak ada tanda pengenal kemudian menagih distribusi itu jangan bayar itu ilegal namanya,” pungkas Burhan.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Perindag Nuryadin Rachman dalam sambutannya mengatakan setelah peresmian Operasi Pasar Rakyat Dufa-Dufa oleh Wali Kota Ternate semua harus menjaga kebersihan.

“Kedua pasar ini nantinya akan di terapkan SOP yang sudah diserahkan pengoperasiannya tadi, dan kita harus lebih meningkatkan pelayanan publik,” tandasnya.

Pewarta : Fahri

Pos terkait