Dompet Dhuafa Lakukan Aksi Layanan Kesehatan

  • Whatsapp
Dompet Dhuafa

WARTALIKA.idAsap yang ditimbulkan oleh pembakaran hutan dan ladang yang terjadi di riau,kini mengancam kesehatan. Warga berbondong-bondong hadir untuk mengecek kesehatan mereka yang didominasi lansia dan anak-anak ini mendapatkan pemeriksaan dari dokter dan layanan oksigen. Total pengujung pada kegiatan ini mencapai 63 Pasien.

Dompet Dhuafa Riau lakukan layanan kesehatan kepada warga yang terdampak kabut asap pada Jumat sore (20/9). Kegiatan layanan kesehatan cuma-cuma ini dilakukan di Masjid Nurhidayah 1 Jalan Badak Ujung Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Minggu (22/09).

Menurut Ridia Wulandari koordinator Kesehatan Dompet Dhuafa Riau, kebanyakan warga mengeluhkan sesak nafas, pusing dan batuk-batuk, yang merupakan indikasi Inspeksi saluran pernapasan (ISPA). Banyak warga mengeluhkan pusing, sesak napas, batuk bahkan mual. “Rata-rata mereka terindikasi ISPA. tapi kami sudah lakukan pengobatan dan memberikan oksigen, Saat ini tim Disaster Managament Center telah disebar di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Sebanyak 43 personil yang tergabung dalam Tim DMC 8 orang, Tim Kaimantan timur 7 orang, Tim Sumatera Selatan 15 orang, Tim Riau 6 orang tutur nya”.

Selain aksi layanakan kesehatan, team Dompet Dhuafa Riau juga melakukan pembagian masker kepada warga serta hiburan edukatif kepada anak-anak berupa dongeng. Sejak terjadi kabut asap sekitar dua pekan terakhir ini, Dompet Dhuafa Riau sudah melakukan aksi tebar masker. Aksi ini dilakukan di beberapa titik di kabupaten/kota Provinsi Riau. Seperti Kab Kuansing, Kab Indragiri Hulu, Kab Indragiri Hilir, Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Bengkalis dan Kota Pekanbaru.

Data dilapangan yang dihimpun oleh Dompet Dhuafa periode 20 september 2019 Total masker yang di bagikan 7.522 masker yang tediri dari 2.354 Masker N95 dan 5.168 masker medis. Kalimantan Tengah 44.769 Ha luas lahan terbakar dan 499 titik panas,Riau terdapat 49.266 Ha luas lahan terbakar, 303 titik panas dan 39.277 jiwa terdampak ISPA. Kalimantan Barat terdapat 25.900 Ha luas lahan terbakar dan 430 titik panas, Kalimantan Selatan terdapat 19.490 Ha luas lahan terbakar dan 34 titik panas,Sumatera Selatan terdapat 11.826 Ha luas lahan terbakar dan 710 titik panas dan 14.702 jiwa terdampak ISPA dan Jambi terdapat 11.022 Ha luas lahan terbakar 897 titik panas dan 11.000 jiwa terdampak ISPA.Hingga kemarin (Jumat,20/09) total penerima manfaat telah mencapai 44.178 jiwa penerima manfaat.

“Kegiatan tebar masker ini akan tetap terus dilakukan hingga kabut asap ini berakhir.Dompet Dhuafa Riau mendirikan 5 titik safe house serta satu titik pos medis dan promosi kesehatan. Dompet Dhuafa Riau juga mengajak masyarakat untuk shalat istiqo dan menyediakan mobile klinik, di sisi lain Dompet Dhuafa Riau memberikan 150 multivitamin sebagai tindak lanjut layanan kesehatan. Sementara di wilayah Sumatera Barat telah dibagikan 1.480 masker hingga (Jumat, 20/09), Untuk wilayah Sumatera Selatan bersama tim DMC, relawan serta Dompet Dhuafa Sumatera Selatan telah didistribusikan 4.000 masker, pendirian dua pos darurat hingga dua titik pemadaman,” ungkap Ali Bastoni Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Riau.

Pewarta : Drey

Pos terkait