Warga Desa Jojog Terima Sosialisasi Lampung Bersinar

  • Whatsapp
Lampung Bersinar

WARTALIKA.idSosialisasi (Lampung Bersinar) Lampung Bersih Narkoba yang di laksanakan pada Selasa (24/9/2019) di Desa Jojog Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur juga merupakan bagian dari Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) desa setempat yang bertujuan memberikan pengarahan dan pemberitahuan kepada masyarakat mengenai pengaruh berbahayanya penyalahgunaan Narkoba.

Hadir pada acara Sosialisai Lampung Bersih dari Narkoba, di Desa Jojog Kecamatan Pekalongan, AKP Budi Hartono selaku Kapolsek Kecamatan Pekalongan, Tim Pencegahan dan Pemberdayanan Masyarakat (P2M) Kabupaten Lampung Timur yang di wakili Panji S sebagai Narasumber, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama Desa Jojog, beserta Aparat Desa Jojog.

AKP Budi Harto selaku Kapolsek Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, dalam sambutannya mengatakan, hindari dan jauhi bahayanya penyalahgunaan Narkoba ,karena Narkoba ini sudah hampir masuk keseluruh desa di Indonesia.

“Babinkantibmas di fungsikan sebagai Kapolsek Desa, karana Babinkantibmas itu di ibaratkan dengan desa itu harus tau walau pun satu jarum jatuh di desa, yang artinya Babinkantibmas ini sangat dekat dengan masyarakat desa,” ucap AKP Budi Harto sebagai Kapolsek Kecamatan Pekalongan.

Sementara di tempat yang sama Panji S selaku narasumber P2M yang mewakili dari Kabupaten Lampung Timur, menyampaikan pesan tertulis referensi Kasi NARCOTICS Polres Lampung Timur pada WARTALIKA.id. Selasa (24/9).

Lampung Bersinar“Desa Bersih Narkoba adalah program kerja sama antara BNN dan Kementerian Desa yang diawali dari adanya Intruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Rencana aksi Nasional P4GN dan Kementerian Desa juga turut menganggarkan dana desa untuk melaksanakan kegiatan P4GN, nah kegiatan tersebut adalah Desa Bersinar (Bersih Narkoba),” ucapnya.

Tujuan dan manfaat Desa Bersinar diantaranya yaitu : agar masyarakat desa dapat lebih aktif memerangi narkoba dan memerangi paparan negatif dari narkoba. “Dan juga masyarakat lebih mengerti bahaya dan dampak dari narkoba, karena kita Provinsi Lampung ada di urutan 3 bahaya peredaran Narkoba se-Sumatera,” pungkas Panji.

Pewarta : Asril

  • Whatsapp

Pos terkait