Bambang Haryanto : PKTMS Kawal Sengketa Petani-PTPN IV

  • Whatsapp
PTPN IV
Foto : Patok plang PTPN IV Medan

WARTALIKA.id – Perkumpulan Kelompok Tani Masyarakat Simalungun Sumatera Utara telah mendatangi 2 (dua) instansi pemerintahan yaitu Kantor Gubernur Sumatera Utara, dan Kantor ATR/BPN Kabupaten Simalungun. Organisasi PKTMS diwakili oleh Dewan Pembina Mayjen TNI (Purn) Bambang Haryanto, Ketua Umum Lina Herliana Sinaga., Sip., Msi., dan Sekretaris Senen.

Organisasi PKTMS mendatangi 2 (dua) instansi tersebut bertujuan untuk melakukan audiensi perihal permasalahan lahan sengketa tanah yang sudah berlangsung selama 32 tahun antara kelompok tani yang tergabung dalam organisasi PKTMS dengan pihak PTPN IV, Medan, Sumatera Utara yang selama ini masih saja dikuasai  pihak PTPN IV Medan Sumatera Utara. Tujuan audiensi PKTMS kepada Gubernur Sumatera Utara yaitu Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi di Kantor Gubernur Diponogoro, Medan, Sumatera Utara, dilaksanakan pada hari Senin (16/12) siang.

Namun pihak PKTMS belum berhasil bertemu dengan Gubernur Sumatera Utara mengingat Edy Rahmayadi sedang melaksanakan dinas ke Jakarta mengikuti agenda Musrenbangnas di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (16/12). Tetapi perwakilan dari PKTMS diterima sangat baik oleh Staf Protokol Gubernur bernama Tambunan, mengenai maksud dan tujuannya datang untuk menemui Gubernur Sumatera Utara.

Dalam rencana audensi, Dewan Pembina PKTMS, Mayjen TNI (Purn) Bambang Haryanto ingin menjelaskan dan melaporkan kepada Gubernur Sumut tentang kondisi Petani yang ada di Simalungun serta landasan-landasan hukum yang sudah dimiliki oleh petani selama memperjuangkan hak-haknya atas lahan sengketa yang hingga saat ini masih dikuasai oleh pihak PTPN IV Sumatera Utara, dan sekaligus ingin meminta arahan dari Gubernur supaya persoalan ini cepat tuntas. [baca juga : PTPN IV Diduga Rampas Lahan, Petani : Pak Jokowi Tolong Kami]

Organisasi PKTMS pun melanjutkan  upaya untuk menemui Kepala ATR/BPN di Kabupaten Simalungun, namun surat yang dikirim oleh pihak Petani baru diterima di Kantor ATR/BPN pada hari Senin (16/12/2019).

Kemudian salah satu staf BPN atas nama Raya Tamban menyampaikan hasil disposisi Kepala ATR BPN kepada Kasi 5 (Lima) bagian penanganan permasalahan tanah, bahwa dokumen tersebut akan dipelajari lebih lanjut, dan segera akan menyampaikan tanggapan kepada pihak PKTMS yang tertuang pada nomor agenda 1035.

“Terkait dengan adanya konflik sengketa lahan yang masih berkepanjanngan antara kelompok petani yang tergabung dalam organisasi PKTMS dengan pihak PTPN IV Medan, Sumatera Utara, dimana hingga saat ini lahan tersebut masih dikuasai secara fisik oleh pihak PTPN IV Medan Sumatera Utara, para petani ingin mencari kejelasan dari pihak Kepala ATR/BPN Kabupaten Simalungun. Mengingat hasil peninjauan di lapangan, pihak PT. PN IV telah memasang plang kepemilikan HGU yang dinilai agak janggal,” kata Bambang saat diwawancarai oleh wartawan di Kantor ATR/BPN di Simalungun, Sumatera Utara, Senin (16/12).

  • Whatsapp

Pos terkait