Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Karo

  • Whatsapp
Guru Honorer
Foto : Ratusan guru honorer se-kabupaten karo saat berunjuk rasa di kantor bupati karo.
HARI LAHIR PANCASILA

WARTALIKA.id –  Ditunjuknya Nadiem Anwar Makarim eks CEO Gojek sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) diharapkan mampu membawa perubahan bagi dunia pendidikan terutama nasib para guru. Hal itu juga menjadi harapan bagi para guru honorer yang hingga kini masih mendapat upah minim.

Minimnya upah guru honorer masih menjadi polemik dan perdebatan panjang, dimana hal tersebut dituntut ratusan guru honorer yang berada di Kabupaten Karo Sumatera Utara dengan melakukan aksi unjuk rasa di pusat pemerintahan kabupaten karo.

Bacaan Lainnya

Idul Fitri 1441 H

“Sangat di sayangkan perwakilan dari bupati karo belum ada yang menemui kami (para pendemo) dan beberapa staf kantor bupati karo beserta Kepala Satpol PP yang turut hadir, staf bupati mengatakan bupati tidak ada namun begitu walaupun pak bupati tidak ada kenapa wakil bupati atau sekda tidak ada yang menemui kami,” tutur salah seorang kordinator demo yang tidak mau di sebut namanya kepada WARTALIKA.id saat berlangsungnya unjuk rasa, Selasa (17/12/2019).

Lebih lanjut dikatakan, apabila tidak ada pihak dari kantor bupati maka kami akan menerobos masuk. “Karena para pendemo yakin bahwa bupati ada cuma tidak mau menemui kami. Betapa malangnya nasib kami sebagai guru honorer bupati saja tidak mau menemui”.

“Padahal disini kami melakukan unjuk rasa damai, kami menjamin tidak akan ada aksi anarkis jika bupati karo mau menemui kami dan menampung aspirasi kami. Karena kami hanya menuntut gaji yang sesuai dengan UMR bukan seperti sekarang ini hanya Rp. 300 ribu perbulan,” tandasnya.

Sementara hingga berita ini ditayangkan, bupati karo atau perwakilan belum bisa memberikan keterangan resmi terkait unjuk rasa para guru honorer kabupaten karo ini.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait