Ketua PPM Sumut Minta Kadis Kesehatan Karo Dicopot

  • Whatsapp
PPM Sumut
HARI LAHIR PANCASILA

WARTALIKA.id – Dianggap tidak serius dalam menangani penanggulangan wabah Covid-19, Ketua Kasmen Pemuda Panca Marga (PPM) Sumatera Utara, Hendrik Caesar meminta kepada Bupati Karo untuk segera mencopot Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo yaitu dr. Irna S. Br. Meliala.

Hal itu merunut atas tindakan Pemda Karo yang tidak pro terhadap kegiatan aksi sosial, dimana sebelumnya sudah berlangsung berkali-kali dengan penyemprotan disinfektan di ruang publik.

Bacaan Lainnya

Idul Fitri 1441 H

Selain menimbulkan kekhawatiran pihak PPM atas kinerja Pemda Karo disaat-saat wabah Covid-19 semakin merajai isu Virus disejumlah daerah di Indonesia.

“Ketika kita sigap dan tanggap berpartisipasi mencegah Covid-19, justru diabaikan tanpa alasan pihak dinas kesehatan bahkan sudah berulang kali ditelepon tidak aktif,” kata Hendrik Caesar, Ketua Kasmen PPM Sumut.

Dikatakannya, kita sudah membawa air dan bolak balik kekantor dinas kesehatan untuk melaksanakan kegiatan penyemprotan, kita juga meminta obat yang sebelumnya sudah disediakan dinas kesehatan. Namun disaat kita membutuhkan obat itu, pihak dinas kesehatan menjawab tidak cukup untuk ketersediaan hari esok.

“Selaku relawan bukan kita tidak sanggup menyediakannya obat yang dimaksud itu, namun jika racikannya salah bisa-bisa warga menjadi rugi bila tidak ada pendampingan dari dinas kesehatan,” sambungnya.

Hal ini juga memunculkan pertanyaan Kasmen PPM Sumut, ada apa di Kabupaten Karo,”mbau-mbau saja adi bagi pengkebet bupati e,” (bau bau aja nya kinerja Bupati ini),” kata Hendrik.

“Kemarin Kepala Dinas Kesehatan dr. Irna menganjurkan kepada kita (PPM) untuk melakukan penyemprotan bersama. Selanjutnya tim relawan Resimen Sumatera Utara dan PC PPM, beserta Maran Kabanjahe telah hadir di kantor dinas kesehatan, ternyata, bahan obat untuk penyemprotan tidak dikeluarkan dengan alasan tidak cukup untuk hari esok, sementara kita butuh hari ini untuk penyemprotan disinfektan untuk mencegah covid-19,” ucap Hendrik.

Mewakili PD PPM Sumut, Tirtayasa Sembiring, Danmen PPM Sumut, Danu Sebayang, Kasmen Sumut Hendrik Caesar Ginting merasa tertipu dan kecewa atas kinerja Pemda Karo yang mempekerjakan dr. Irna S. Br. Meliala selaku Kepala Dinas Kesehatan yang tidak becus.

“Kami membutuhkan pemimpin yang peduli dengan rakyatnya, bukan pemimpin yang menghilang saat keadaan genting seperti ini, karena ini masalah urusan kemanusiaan, bukan pribadi,” tegas Hendrik.

“Pak Bupati, dengan ketidak becusan kinerja kadis kesehatan, agar segera dicopot,” sambungnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua LVRI Kabupaten Karo, Randan Ginting, yang merasa sangat kecewa dengan kinerja Bupati dan Kadis Kesehatan,” ola kin sierban-ban jangna saja kerina pemimpin enda (jangan bikin jalan sendiri sendiri sebagai pemimpin). Jika bukan karena Veteran ini, apakah saudara-saudara bisa duduk senyaman seperti yang sekarang ini,” kata Randan.

Diwaktu yang sama, Ketua Klasis Kabanjahe, Pdt. M.P Ginting juga merasa ikut prihatin atas penjelasan Hendrik Caesar Ginting di warung kopi, Jl. Pasar Baru Padang Mas Kabanjahe, Kamis (26/03/2020).

Ia menjelaskan, perilaku pihak Dinas Kesehatan disaat genting terkait Virus Covid-19 (korona) sangat tidak terpuji. “Lekaslah berbenah,” katanya singkat.

Menyikapi dari pembicaraan dan tanggapan beberapa narasumber diatas, dapat di simpulkan bahwa Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo sangat tidak mempunyai rasa kemanusiaan dengan mengabaikan dampak dampak yang dapat di timbulkan oleh wabah Covid-19 terhadap sosial kehidupan masyarakat Tanah Karo.

Sehingga dianggap sangat wajar bila masyarakat meragukan loyalitasnya untuk melayani masyarakat sesuai sumpah Jabatan yang telah membekalinya sebagai seorang abdi negara.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait