Diduga Selewengkan Dana BLT Covid-19, Warga Jandi Meriah Segel Kantor Desa

  • Whatsapp
Warga Jandi Meriah
Warga Jandi Meriah saat menyegel kantor desa. Rabu (24/6).
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Akibat dugaan ketidaktransfaranan dalam mengelola dana bantuan Covid-19. Kantor Desa Desa Jandi Meriah Kec. Tiga Nderket Kab. Karo menjadi sasaran amukan warga yang ramai-ramai mengeruduk untuk menemui sang kepala desa.

Masyarakat merasa dizhalimi oleh kades jandi meriah, karena saat dipertanyakan terkait bantuan itu kerap kali dipimpong bahkan kades sulit ditemui. Hingga akhirnya berujung pada penyegelan kantor tempat kades bekerja.

Bacaan Lainnya

Salah satu warga Jandi Meriah yang tidak ingin namanya disebutkan kepada WARTALIKA.id mengatakan, sudah beberapa kali warga pertanyakan tentang hal pembagian BLT yang bersumber dari dari dana desa tersebut. Namun sang kepala desa tidak mau bertemu dengan masyarakat.

“Makanya pada hari ini juga ketika masyarakat menunggu di kantor kepala desa dan juga tidak mau memberikan pencerahan kepada masyarakat sampai akhirnya masyarakat membuat police line di kantor kepala desa,” ucapnya. Rabu kemarin (24/6/2020).

Lanjutnya, kami hanya ingin mempertanyankan jika aliran dana nya ada, kemana dana itu larinya. Karena, kata dia sampai saat ini kami belum merasakan manfaat dana bantuan langsung tunai Covid-19 itu.

“Apa susahnya tinggal menjelaskan, jangan malah membuat opini masyarakat jadi berkembang kemana-mana. Dia (Kades-red) kan yang memimpin desa kami, jadi harus pertanggungjawabkan semua itu,” pungkasnya.

Sementara hingga berita ini di tayangkan belum ada pihak yang berwenanang menyelesaikan permasalahan yang terjadi di desa jandi meriah.

Terpisah, Camat Tiga Nderket S. Brahmana saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan akan segera datang dengan stafnya.

“Saya akan segera ke lokasi, karena saat ini masih ada rapat. Namun kejadian itu saya sudah mendengarnya,” pungkas Camat Tiga Nderket singkat.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait