Insiden Intimidasi Wartawan, Ahmad Fahri Meliala : Ini Bukan Jamannya Koboy

  • Whatsapp
Ahmad Fahri Meliala
Ahmad Fahri Meliala Ketua fraksi Gerindra DPRD Batu Bara.

WARTALIKA.id – Siapapun tidak boleh melakukan intimidasi atau pengancaman kepada seorang jurnalis, mengingat tugas mulia dari jurnalis itu dalam menyajikan berita untuk kepentingan orang banyak dan tanpa meminta imbalan apapun. Demikian pernyataan Ahmad Fahri Meliala Ketua fraksi Gerindra DPRD Batu Bara saat menanggapi insiden pengancaman kepada Wartawan. [baca juga : Aksi Intimidasi Wartawan, Ketua PWI Kabupaten Batu Bara Minta Kepolisian Serius Mengusut Tuntas]

Ahmad Fahri Meliala yang juga Alumni Lemhanas merasa terpanggil dan mengutuk keras atas insiden itu yang berujung pada terancamnya jiwa seseorang. [baca juga : Diancam dengan Pistol, Wartawan Online Lapor ke Polres Batu Bara]

“Ini bukan jamannya Koboy. Ini negara hukum jangan semena-mena menggunakan senjata api (senpi), dan bagi pihak kepolisian diminta untuk mengusut tuntas masalah ini sampai pada izin senjata serta yang menguasainya,” tegas Ahmad melalui sambungan seluler. Jumat (03/07/2020).

Lanjutnya, kebebasan pers itu bisa dipahami seluruh pihak. Gunakan hak jawab andai kata pemberitaan tidak sesuai fakta. Jangan ancam wartawan karena mereka bekerja didasari Undang-undang yang jelas. [baca juga : Terkait Intimidasi Wartawan di Batu Bara, LBH Medan Nyatakan Sikap]

“Mereka punya kode etik jurnalistik saat menjalankan tugasnya. Pers merupakan pilar ke empat negara Indonesia. Tugas pers mulia, terutama saat masa pandemi covid-19 ini. Jadi hargailah para wartawan,” tandasnya.

Pewarta : Rinaldi

  • Whatsapp

Pos terkait