Lumpur dan Gas Beracun, Letusan Kawah Oro-oro Kesongo

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Warga dihebohkan terjadinya peristiwa alam Kurdo (Keluarnya lumpur dan gas beracun dari dalam tanah disertai dengan ledakan selama kurang lebih 10 menit). Dikawah Oro-oro Kesongo di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, meletus, di lokasi wisata Geologi Kesongo, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten, Blora, Jawa Tengah, Kamis(27/8/2020).

Letusan kawah di kawasan padang rumput di wilayah Perhutani KPH Randublatung Kesongo sejak Kamis pagi dinilai cukup besar.

Bacaan Lainnya

Atas kejadian tersebut satu orang peternak kerbau menghirup asap blerang dan 10 ekor kerbau terkubur lumpur ditafsir kerugian sebesar 100 juta rupiah, diduga masih ada 7 kerbau yang belum ditemukan.

Pantauan awak media di lapangan diketaui kejadian berawal dari korban bernama Warno akan mengeluarkan kerbau untuk digembala di area lokasi kejadian. Kamis (27/8) sekira pukul 05.00 wib.

“Saat saya mengeluarkan kerbau untuk di gembala dan tiba di lokasi, saya terkejut tanah yang saya injak bergetar dan seketika itu tanah pecah mengeluarkan lumpur dan melihat sebagian kerbau saya terkubur, atas kejadian tersebut saya panik dan kerbau lainnya berhamburan,” ucapnya,

Ia melanjutkan, dirinya berlari menyelamatkan diri berlari tanpa menghiraukan ternak lagi, sementara ketiga teman saya Suyatin, Sukimin dan Wariyo yang sebelumnya berada di belakang kandang berjarak sekitar 50 meter juga berlari menyelamatkan diri.

Sementara itu warga berlari minta tolong kepada warga kampung, selanjutnya letusan susulan muncul berdurasi kurang dari 10 menit.

Korban Warino ditemukan oleh warga sudah keadaan lemas karena menghirup asap belerang dari letusan tersebut, dan lansung dibawa ke Puskesmas terdet oleh warga.

Menurut keterangan warga sekitar kejadian tersebut sudah biasa terjadi beberapa tahun sekali dan kondisi saat ini untuk semburan lumpur sudah berkurang tinggal gas masih keluar dan dikhawatirkan arah angin akan membawa gas tersebut ke pemukiman warga.

Kepala cabang Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah wilayah Kendeng Selatan, Teguh Yudi Pristiyanto, menyampaikan, fenomena di Kesongo, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Randublatung, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (27/8/2020) pagi adalah semburan gas bercampur lumpur.

“Warga keracunan karena menghirup kandungan gas. Fenomena tersebut terjadi secara alami bukan akibat pengeboran sumur,” kata Teguh, Kamis(27/8/2020).

Kapolsek Jati, Polres Blora, AKP Bajuri, seerti ditulis akun instagram @bloraupdates, ketika konfirmasi membenarkan kejadian itu, ada seorang warga yakni, Warno (40) warga Desa Gabusan, yang menghirup gas beracun itu dan mual-mual. Korban sempat dibawa ke Puskesmas terdekat dan rawat jalan.⠀

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, menurut saksi mata, Suyatin (46), warga Dukuh Sucen, Desa Gabusan, peristiwa alam Kurdo ( keluarnya lumpur dan gas beracun dari dalam tanah disertai dengan letupan setinggi 1,5 Meter itu, terjadi Kamis (27/08/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.⠀

Menurut keterangan warga sekitar lokasi, peristiwa tersebut sudah sering terjadi. Dimungkinkan karena faktor alam.

Pos terkait