Galian C Desa Namorih Meresahkan, Ditreskrimsus Polda Sumut Berjanji Sisir Lokasi

  • Whatsapp
Galian C Desa Namorih
Galian C yang terletak di Dusun I Dekat Jembaten Desa Namorih Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara

WARTALIKA.id – Warga Desa Namorih Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara mulai merasa gerah dengan adanya aktivitas galian C berupa pasir, tanah dan batu yang diduga illegal tak berizin.

“Usaha Galian C itu terletak di Dusun I Dekat Jembaten Desa Namorih Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, karena aktivitasnya, kami warga disekitarnya sangat resah dibuatnya,” ucap salah satu warga desa Namorih, SPJ Purba kepada Wartawan, Jumat (25/9/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dalam masa pandemic covid 19 ini pemerintah meminta agar masyarakat tetap berada di rumah dan menjaga jarak, serta memakai masker jika beraktifitas keluar rumah.

“Namun di kampung kami malah diresahkan dengan galian C karena akses jalan ke desa kami ini rusak, abu berterbangan di jalan akibat mobil damtruk roda 6 yang hilir mudik mengangkut bahan material galian di desa namorih,” keluhnya.

Masih katanya, sementara itu dalam beberapa kurun waktu belakangan ini usaha galian C diduga tanpa ada izin resmi sudah menjamur dan pengelolanya berinisial “BS” diduga tutup mata.

“Dia (BS-red) tidak mau tau keresahan warga sekitar. Akibat adanya penambangan galian C yang berada tidak jauh dari pemukiman warga, yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari pemukiman kami,” ujar SPJ Purba.

Mewakili masyarakat desa Namorih, SPJ Purba berharap Kapolda Sumut, Kapolrestabes Medan dan Bupati Deli Serdang segera menertibkan dan menutup galian C yang berada di Dusun II Desa Namorih Kecamatan Pancur Batu.

“Kalau bisa segera ditutup saja itu galian, karena lokasinya sangat dekat dengan kuburan, dan kami khawatir kuburan yang berada di dekat galian C longsor,” pintanya.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rony Samtana saat di konfirmasi mengatakan, kemarin sudah pernah di razia dan pada saat itu sudah tidak beroperasi lagi.

“Sudah pernah kita grebek itu. Nanti akan kita perintahkan anggota untuk mengecek kembali ke lokasi galian yang ada di desa namorih,” tandas Rony.

Terpisah pengelola galian C di Dusun I Desa Namorih hingga berita ini ditayangkan belum bisa ditemui guna dikonfirmasi awak media.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait