Kejati Papua Jerat Kelima Tersangka Penyebar Video Mesum dengan UU ITE

  • Whatsapp
Abdul Rahman, Kasie Tata Usaha Negara Kejati Papua
Abdul Rahman, Kasie Tata Usaha Negara Kejati Papua

WARTALIKA.id – Kejati Papua telah menetapkan Kelima tersangka dugaan penyebar video mesum AZHB alias Ida (23) dengan MM dijerat melanggar ketentuan Pasal 45 Ayat (1) jo Pasal 27 Ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Demikian hal itu dikatakan Abdul Rahman, Kasie Tata Usaha Negara Kejati Papua yang juga bertindak sebagai Jaksa Peneliti Berkas Perkara para Tersangka.

Bacaan Lainnya

Kejaksaan Tinggi Papua telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kelima tersangka itu. Mereka disangkakan melanggar UU ITE karena mentransmisikan atau menyebarluaskan konten bersifat pornografi,” ucap Rahman di Timika, Jumat, (23/10/20).

Selain itu, Abdul Rahman juga mengapresiasi keberanian dan profesionalitas penyidik Subdit Subdit V Siber Dit Reskrimsus Polda Papua yang telah menyelidiki hingga menetapkan sejumlah tersangka terkait penyebarluasan video mesum berdurasi 58 detik melalui sejumlah whatsapp grup di Kota Timika hingga menghebohkan warga setempat pada Selasa (11/8) lalu.

“Saya secara pribadi dan Institusi Kejaksaan Tinggi Papua tentu sangat mengapresiasi profesionalitas penyidik, karena kasus yang dianggap sepele ini ternyata bisa menjadi kasus besar dan melibatkan banyak orang. Pengungkapan kasus ini tentu menjadi efek pembelajaran hukum yang sangat baik untuk masyarakat agar jangan kita seenaknya menyebarluaskan konten yang melanggar hukum melalui media sosial,” imbuh Abdul Rahman.

Polda Papua angkat bicara

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal di Jayapura menjelaskan, penyidik saat ini masih melengkapi berkas lima tersangka untuk selanjutnya dilimpahkan ke Kejati Papua guna diteliti lebih lanjut.

Kamal kembali menegaskan Polda Papua dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap kelima tersangka untuk segera menjalani proses penahanan di Rutan Mapolda Papua di Jayapura. Dirinya berharap para pelaku dapat kooperatif menjalani hukuman tersebut.

“Ya, para tersangka akan dilakukan pemanggilan dan akan dilakukan penahanan di Rutan Mapolda Papua. Kelima tersangka kasus pelanggaran UU ITE terkait beredar luasnya video mesum yang menghebohkan warga Timika diantaranya, VM, UY, PYM, EO dan DW,” pungkasnya. [Red]

Pos terkait