Komunitas Ojol Bekasi Raya Deklarasi Damai

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Menyikapi kejadian adanya aksi unjuk rasa di berbagai daerah yang berujung anarkis, menentang disahkannya RUU Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerja menjadi perhatian berbagai pihak, sejumlah elemen masyarakat Bekasi Jawa Barat mengelar deklarasi cinta damai. Kegiatan dilaksanakan di Alun-alun Taman Wisma Asri jalan Perjuangan Kota Bekasi, Rabu(28/10/2020).

Aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi telah membawa kerusakan berbagai fasilitas negara dan fasilitas umum bahkan tidak sedikit memakan korban jiwa dari aparat dan masyarakat. Selaras dengan maraknya aksi unjuk rasa anarkis, juga banyak pelanggaran Protokol Kesehatan yang terjadi karena kerumunan massa tidak terelakkan.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Bekasi, khusus Ojol Korwil Gojek Bekasi Raya

Komunitas Ojol yang tergabung dalam wadah Korwil Gojek Bekasi Raya dan Komunitas Ojol Utara Timur (UT) beserta elemen masyarakat lainya menggelar Deklarasi dan aksi damai dengan membagikan bunga kepada para pengendara dan mengajak untuk Untuk menolak segala bentuk Aksi Anarkisme dan Perpecahan dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Merespon hal tersebut dengan semangat hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Kegiatan yang dilaksanakan di seputaran Alun-alun Taman Wisma Asri jalan Perjuangan Kota Bekasi dihadiri sekitar 150 orang dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Kegiatan ini diprakasai oleh Komunitas Driver Ojol Korwil Gojek Bekasi Raya sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya Aksi anarkis dan perpecahan. diberbagai daerah Aksi ini turut didukung elemen masyarakat baik dari komunitas Ojol dan tokoh masyarakat.

Ketua Komunitas Driver Ojol Korwil Gojek Bekasi Raya merangkap Penanggung Jawab Lapangan Sdr. Omay Supriatman ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa aksi damai yang dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap unjuk rasa anarkis dan perpecahan. Selain itu dapat menimbulkan pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi diberbagai daerah.

“Jadi, Komunitas Ojol KorBek dan Komunitas Ojol Utara Timur (UT) beserta elemen masyarakat lainya turut prihatin dengan perkembangan situasi belakangan ini di berbagai daerah dimana terjadi aksi unjuk rasa anarkis. Tentunya mereka sangat tidak menghendaki aksi anarkis terjadi di wilayahnya,” ujar Omay.

Pada kesempatan aksi damai tersebut, juga dilakukan pembagian bunga dan masker kepada warga masyarakat yang melintasi Alun alun wisma Asri jalan Perjuangan Kota Bekasi oleh perwakilan masa deklarasi tolak anarkis.

Adapun 3 poin Deklarasi dan Aksi damai yaitu Pertama, Menentang segala bentuk anarkisme dan Vandalisme dalam unjuk rasa yang sejatinya bertentangan dengan akidah agama dan budaya.

Kedua, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan serta menghindari perilaku permusuhan yang dapat memecah belah masyarakat.

Ketiga, mengajak untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban umum, dan juga mentaati protokol kesehatan dalam seriap aktifitas demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif

“Alhamdulillah, aksi damai yang dilaksanakan berjalan dengan tertib dan lancar dan seluruh peserta aksi tetap mempedomani kepada protokol Kesehatan pandemi Covid 19,” tutup Omay.

Pos terkait